Suara.com - Keputusan Presiden terpilih Prabowo Subianto menunjuk Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dinilai patut diapresiasi.
Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) prof. Dr. Cecep Darmawan mengatakan, sosok Abdul Mu'ti dinilai memiliki rekam jejak yang baik pada sektor pendidikan.
"Saya kira bisa apresiasi ya Pak Prabowo kalau nanti jadi menunjuk Pak Abdul Mu'ti. Soal track record-nya yang saya tahu beliau memang orang Muhammadiyah yang bersinggung banyak ya tentang pendidikan. Jadi itu langkah yang tepat," kata Cecep kepada Suara.com saat dihubungi pada Selasa (15/10/2024).
Dengan latar belakang serta berbagai pengalaman dalam sektor pendidikan, menurut Cecep, masyarakat bisa menaruh harapan kepada Abdul Mu'ti.
Cecep berharap, Abdul Mu'ti nantinya bisa berkolaborasi dengan banyak pihak untuk menangani persoalan pendidikan yang luas.
Cecep bahkan menyarankan untuk merombak total kementerian, termasuk para dirjen agar diisi oleh orang-orang yang paham tentang pendidikan.
"Kemudian juga ke depan bisa berharap ada terobosan-terobosan dan mengembalikan lagi marwah pendidikan ya. Termasuk pendanaan pendidikan yang harus di-refocusing kembali kepada kebutuhan pendidikan yang lebih baik. Supaya lebih bermutu pendidikan kita dengan topangan anggaran yang memadai," tuturnya.
Profil Abdul Mu'ti
Abdul Mu'ti dikenal sebagai akademisi di berbagai kampus. Dia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Tarbiyah, IAIN Walisongo Semarang pada 1991. Kemudian melanjutkan studi magister di Flinders University, Australia, dan lulus tahun 1998.
Pada 2008, ia menamatkan pendidikan doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini, Abdul Mu'ti dikenal sebagai Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Melansir situs Universitas Muhammadiyah Jakarta, Abdul juga merupakan Ketua Umum Indonesia Conference on Religion and Peace (ICRP) untuk periode 2023-2028.
Abdul telah aktif di Muhammadiyah sejak 1994. Pada periode 2000-2002, ia diamanahkan sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Kemudian pernah menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2002-2006 serta Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dari 2005 hingga 2010.
Ia kini menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.
Berita Terkait
-
Sebut Kader PDIP Masih Berpeluang jadi Menteri Prabowo, Puan Maharani: Insyaallah
-
Jika Sri Mulyani Mudah Ditebak, Apa Alasan Veronica Tan jadi Calon Menteri Prabowo? Begini Kata Rocky Gerung
-
Sebentar Lagi jadi Wapres, Gibran Disebut bakal Warisi Sikap Poker Face Jokowi, Pakar: Buah Jatuh Gak Jauh dari Pohonnya
-
Calon Menteri Prabowo, Veronica Tan Trending di X: Isu Selingkuh Diungkit Lagi hingga Dibanding-bandingkan dengan Ahok!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau