Suara.com - Irene Umar masuk dalam salah satu nama dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dia tunjuk menjadi Wakil Menteri Ekonomi Kreatif. Irene akan bekerja sama dengan Teuku Riefky Harsya yang menjabat sebagai Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif.
Irene menjadi salah satu sosok dari kalangan profesional yang mengisi posisi di kabinet Merah-Putih, Prabowo dan Gibran.
Lantas siapakah sosoknya? Berikut ini profilnya dirangkum dari sejumlah sumber.
Profil Irene Umar
Wanita kelahiran 1984 tersebut memiliki jejak pengalaman di perbangkan yang melebar ke ekonomi kreatif.
Dia merupakan lulusan Bachelor of Arts in Economics dari President University dengan predikat Magna Cum Laude. Irene memperoleh nilai CGPA 3.88.
Beberapa informasi menyebutkan bahwa Irene tinggal di 20 negara setelah lulus dari kuliah.
Kariernya cukup cemerlang setelah lulus. Sempat bekerja sebagai konsultan di perusahaan aset, Irene Umar mencoba melamar ke Standard Chartered Bank. Dia diterima di program management trainee.
Baca Juga: Resmi! Prabowo Lantik Jajaran Wakil Menteri, Berikut Daftar Lengkap
Di bank asal Inggris tersebut kariernya cukup bagus. Dia pun pernah mencapai level menjadi Associate di Dubai pada 2010, kemudian menjabat sebagai Associate Director di Singapura pada 2014.
Lama malang melintang di luar negeri, Irene Umar kemudian kembali ke Indonesia untuk Yayasan Universitas Presiden. Dia lalu bergabung dengan ONE (Our Nation Educatio).
Irene lalu mencoba peruntungannya sebagai CEO dan Founder W3GG hingga Managing Partner di Discovery Nusantara Capital (DNC). Perusahaan ini bergerak dunia game.
W3GG merupakan mitra dari Yield Guild Games (YGG) khusus Asia Tenggara, organisasi yang berinvestasi dalam aset NFT untuk game blockchain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa