Suara.com - Tiga hari setelah menjabat sebagai Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka telah melakukan kegiatan blusukan di sejumlah proyek strategis nasional di Jakarta. Mulai dari meninjau pembangunan MRT dan LRT, hingga mengecek uji coba makan bergizi gratis.
Menanggapi hal ini, kelompok relawan Gibran Fans Gaeuda Indonesia menyebut hal ini wajar untuk dilakukan. Sebab, Gibran harus memantau sejumlah proyek selesai tepat waktu.
Apalagi, dalam Undang-Undang nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mengamanahkan sarana dan penunjang DKJ harus selesai dalam waktu singkat. Gibran sendiri selaku wapres juga memiliki peran sebagai Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi.
“Dalam UU DKJ, Wapres ini kedudukannya sebagai Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi. Makanya pasca dilantik kemarin beliau langsung tancap gas memonitor sejumlah proyek dalam rangka percepatan persiapan infrastruktur di Jakarta,” ujar Ketua Gibran Fans Garuda Indonesia, Riadus Surya Setiabudi kepada wartawan, Kamis (24/10/2024).
Ia juga menyebut fungsi Dewan Aglomerasi adalah mengkoordinasikan penyelenggaraan penataan ruang kawasan strategis nasional pada kawasan aglomerasi dan dokumen perencanaan induk pembangunan kawasan aglomerasi.
“Jadi wajar saja Mas Gibran tancap gas, kan beliau juga memang senang blusukan Pak Jokowi meninjau kondisi lapangan. Intinya, Mas Gibran ingin semua proyek di wilayah Kawasan Agolmerasi ini cepat rampung,” katanya.
Dalam hal tinjauan ke uji coba makan bergizi gratis, Riadus menilai Gibran tengah mengupayakan agar janji kampanyenya di Pemilihan Presiden (Pilpres) bersama Presiden Prabowo Subianto bisa terlaksana dengan baik nantinya.
“Makan bergizi gratis kan janji yang harus ditepati. Makanya Mas Gibran sangat fokus memperhatikan persiapan program ini,” pungkasnya.
Rajin Blusukan usai jadi Wapres
Sebelumnya, Gibran langsung gaspol bekerja usai dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu. Sejumlah tempat yang berkaitan dengan program strategis pemerintah sudah dikunjunginya dalam waktu empat hari.
Mulai dari proyek Light Rapid Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), pembangunan pusat olahraga di Cibubur, dan uji coba makan bergizi gratis di Jakarta.
"Kemarin kita ngecek MRT, LRT. Lalu ada tempat Sport Center yang ada di Cibubur. Nanti kita akan cek tempat-tempat lain juga," ujar Gibran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (23/10/2024).
Gibran mengatakan, sebagai wapres, dirinya juga merupakan pembantu presiden. Tugasnya harus memastikan program-program strategis berjalan lancar.
"Kita ini pembantunya Presiden. Kita pastikan pembangunan yang ada. Pembangunan yang sudah berjalan, Ini bisa tereksekusi dengan baik. Sesuai timeline yang ada," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan pembagian tugas dirinya dengan Presiden Prabowo Subianto sama pada era Joko Widodo alias Jokowi-Maruf Amin. Namun, untuk selanjutnya bakal menunggu arahan dari Prabowo.
"Kurang lebih masih sama. Tapi sekali lagi kita tunggu arahan berikutnya dari Pak Presiden Prabowo," tuturnya.
"Yang jelas kita pastikan lokasi-lokasi ini terutama yang proyek strategis nasional ini bisa berjalan dengan baik. Sebelum diresmikan oleh Pak Presiden Prabowo," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tanyakan Langsung Rasa Menu Makan Siang Gratis, Begini Jawaban Siswa SMPN 270 ke Gibran
-
Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare
-
Nyelekit! Bagi-bagi Makan Siang Gratis di Hari Ketiga jadi Wapres, Aksi Gibran Dicap Tiru Jokowi: Like Father Like Son
-
Baru Jabat Menteri HAM Sudah Minta Dana Rp20 Triliun, Veronica Koman Semprot Pigai: Mau Buat Apa Lu Duit Segitu, Surem!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik