Suara.com - Aktor sekaligus politikus muda, Verrel Bramasta kini menikmati masa-masa pengabdiannya dengan masyarakat.
Verrel resmi dilantik sebagai anggota DPR untuk periode 2024-2029. Dirinya mengaku bangga lantaran bisa meneruskan jejak orangtuanya duduk di kursi parlemen.
Background-nya sebagai aktor dari dunia entertainment menjadi pertanyaan banyak orang, apakah dia benar-benar bisa menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Dalam kesempatannya podcast di kanal youtube Kaesang Pangarep, Verrel disentil oleh Kiky Saputri soal keberaniannya masuk ke dunia politik dengan background sebagai aktor.
“Verrel masuk politik, wah mendalami acting nih,” celoteh Kiky sebagai host menirukan gaya netizen.
Menanggapi hal ini Verrel sontak mengatakan bahwa dunia yang tengah ditinggalinya ini adalah panggung sandiwara.
“Bukankah dunia ini memang panggung sandiwara?,” jawabnya dengan refleks dikutip dari Kanal Youtube Kaesang Pangarep, Kamis (31/10/24).
Menurut Verrel public figure yang terjun di dunia politik selama ini memang selalu dipandang sebelah mata.
Terlebih banyaknya huru-hara di dapur pemerintahan, sehingga kepercayaan masyarakat dengan aktor maupun aktris yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR sangatlah menipis.
Baca Juga: Ketua Komisi II Berharap Kepala Otorita IKN Segera Definitif
Namun, Verrel tidak menyerah begitu saja. Hal ini justru menjadi tantangan yang besar dan menarik untuk dirinya.
“Kalau menurut aku mungkin memang sentimen dari dulu artis ke dunia politik itu memang sentimennya kurang baik,” ujarnya.
“Apalagi anak muda ke dunia politik itu masih sebuah stigma yang kurang bisa diterima oleh Masyarakat Indonesia. Tapi bagi saya masak sih artis yang terjun ke dunia legislatif aja nggak bisa matahin stigma itu, harus kuat lah,” lanjutnya.
Verrel tidak berani bicara muluk-muluk maupun mengumbar janji dengan Masyarakat, ia hanya ingin kerja kerasnya dilihat sendiri oleh rakyat Ketika sudah turun ke lapangan.
“Memang hanya waktu yang bisa membuktikan. Ketika nanti sudah ada jabatan, baru bisa menilai kinerjanya seperti apa,” ucapnya.
Meskipun Verrel tidak pernah bercita-cita menjadi seorang politisi, namun kini tekadnya kuat untuk membantu rakyat melalui pengabdiannya sebagai anggota DPR.
“Dari dulu, dari kecil memang cita-cita aku itu nggak pengen jadi artis, tapi kepengen jadi diplomat,” ungkapnya.
“Cuman liat mama terjun ke dunia politik, yang bener-bener aku percaya, politik itu jalan menuju pengabdian. Dengan kekuatan dan posisi kita di dunia politik, yang bisa kita bantu itu jauh lebih luas,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus