Suara.com - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), menggelar kampanye akbar di Lapangan Cendrawasih, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (14/11/2024) sore. Namun, tampak masih ada anak-anak yang mengikuti agenda politik ini.
Pantauan Suara.com, banyak anak balita hingga yang masih digendong ikut diajak orang tuanya di area kampanye. Ayah dan ibu mereka terlihat mengenakan kaus putih yang dibagikan panitia.
Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengingatkan agar tak membawa anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye.
Sebenarnya, pada sekitar pukul 14.00 WIB ketika acara hendak dimulai, ada sejumlah panitia keamanan yang melarang anak kecil masuk. Namun, di sisi pintu lainnya ternyata panitia lain memperbolehkannya.
"Kalau di pintu sini tegas pak, nggak boleh anak-anak. Cuma di sana (pintu lain) jebol," ujar salah seorang panitia keamanan.
Salah seorang peserta kampanye bernama Susan mengaku tak mendapatkan larangan membawa anak saat masuk area kampanye.
"Boleh-boleh saja tadi masuk tuh," ucap Susan.
Ia juga mengaku tak khawatir membawa anaknya yang masih digendong meski dalam kondisi di bawah terik panas matahari.
Baca Juga: Demi Menangkan RK-Suswono di Kandang Banteng, Golkar Klaim Bakal Kerahkan Ormas hingga Ulama
"Nggak apa-apa yang penting dijagain," ucapnya.
Lebih lanjut, ia justru merasa khawatir jika meninggalkan anaknya di rumah. Karena itu, ia lebih memilih menggendongnya ke area kampanye.
"Dari pada di rumah ntar senewen, nangis-nangis siapa yang jagain? Kan yang penting kita milih nomor satu," pungkasnya.
Sebelumnya, Dewan Pembina Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Ahmed Zaki Iskandar mengatakan kampanye akbar ini akan diramaikan para kader anggota partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Namun, ia membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk hadir.
"Pada kampanye akbar ini pasangan calon Bang Ridwan Kamil dan Mas Suswono akan mengintegrasikan seluruh dukungan dari Partai Koalisi KIM, Terutama dari elemen masyarakat dan masyarakat umum sendiri," ujar Zaki di Gedung DPD Golkar DKI, Selasa (12/11/2024).
"Kami berharap seluruh warga Jakarta terutama yang ada di Jakarta Barat Bisa hadir dalam acara 'Satuin Jakarta' yang dikelar pada tanggal 14 November pada hari Kamis Mulai dari jam 14.00 WIB nanti," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Muncul di Lokasi Kampanye Akbar, Pendukung RK Puji Poster "GibranKu": Beliau Harusnya Dukung Kang Ridwan Ya
-
Ramaikan Kampanye Akbar RK-Suswono di Kalideres karena Ada Dewa 19, Pendukung RIDO Dapat Kaus Putih
-
Antisipasi Chaos, 1.500 Polisi Amankan Kampanye Akbar RIDO di Cengkareng
-
Demi Menangkan RK-Suswono di Kandang Banteng, Golkar Klaim Bakal Kerahkan Ormas hingga Ulama
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam