Sistem manajemen data dan peringatan dini juga harus diperkuat agar respons terhadap banjir lebih cepat dan efektif.
"Dengan data yang akurat, kita tahu mana wilayah prioritas yang harus segera ditangani,” kata Wibi.
Ia berharap, dengan langkah-langkah strategis ini, Jakarta bisa mengurangi intensitas dan durasi banjir, serta melibatkan masyarakat dari segala usia dalam upaya menjaga lingkungan.
Program edukasi bahkan sudah mulai menyasar anak-anak usia dini melalui kerja sama dengan PAUD dan sekolah.
“Kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak kecil. Harapannya, generasi mendatang akan lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu menjaga kota dari bencana,” tutup Wibi.
Penanganan banjir di Jakarta bukan hanya ditentukan pembangunan infrastruktur, melainkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan kota yang lebih tangguh.
Sinergi Antara SKPD Terkait
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Alwi Moehamad Ali menegaskan komitmen mendukung program penanganan banjir di ibukota.
Sinergi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan berbagai pihak terkait sangat diperlukan untuk mempercepat penyelesaian masalah ini.
Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah percepatan pembangunan Waduk Ciawi dan Sukamahi.
Baca Juga: Rp10 Ribu per Porsi Kurang, DPRD DKI Kaji Penambahan Anggaran Program MBG Prabowo
"Proyek ini terbukti efektif dalam mengurangi intensitas banjir yang kerap melanda Jakarta," ujar Alwi.
Selain itu, Komisi D mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan sumur resapan. Memastikan sumur-sumur tersebut berfungsi optimal tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan sangat penting.
"Pembangunan embung dan saluran air seperti gorong-gorong juga harus terus ditingkatkan agar banjir dapat tertangani secara menyeluruh," tambah dia.
Kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, sangat diperlukan.
“Kerja sama ini harus terus dipupuk untuk menyukseskan program penanggulangan banjir dan kemacetan di Jakarta,” tegas dia.
Intensitas Hujan Akhir Tahun
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mendorong agar Pemprov mengupayakan optimalisasi penanganan dan pencegahan banjir di Jakarta. Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BNKG) memprediksi pada awal Desember terjadi musim hujan.
Yuke mengatakan, genangan dan banjir yang terjadi di beberapa titik di Jakarta disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Selain itu, fenomena supermoon juga menjadi salah satu penyebab banjir rob di wilayah pesisir.
“Ini kan biasanya di bulan-bulan terakhir ini kita cuaca semuanya karena alam,” kata Yuke di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Ia berharap, Pemprov DKI memitigasi dan antisipasi bencana sejak jauh hari. Sehingga dampak dari musim hujan di akhir tahun ini tidak menyebabkan bencana.
Peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini bisa menjadi salah satu indikator efektifnya pelaksanaan suatu kebijakan dan perencanaan.
“Dan memang masih banyak sebetulnya yang belum juga selesai, termasuk juga tanggul dan normalisasi sungai yang memang belum selesai, itu kan pasti berpengaruh,” tutur Yuke.
Ia juga mendorong Pemprov DKI agar mengoptimalkan pembersihan saluran yang tersumbat serta mengeruk sungai-sungai yang dangkal. Selain itu, komunikasi lintas instansi perlu ditingkatkan lagi, sehingga pembenahan Jakarta bisa lebih optimal.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Kawal Program Penyediaan Air Bersih untuk Warga Jakarta
-
Cak Imin Berniat Libatkan Ibu-ibu di Program Makan Bergizi Gratis: Mereka Lebih Detil
-
Anggaran Makan Bergizi Gratis Cuma Rp10 Ribu, Cak Imin: Bukan Trial, Harus Begitu Karena Anggaran Terbatas
-
Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 10 Ribu Per Porsi, Keponakan Prabowo Klaim Sudah Sesuai Hasil
-
Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 10 Ribu Per Porsi, Istana Sebut Sudah Layak
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia