Suara.com - Kompleks Kedutaan Besar Iran di Damaskus, ibu kota Suriah, dilaporkan diserbu oleh sekelompok bersenjata setelah tumbangnya pemerintahan Bashar al-Assad.
Pada hari Minggu, Al-Araby menunjukkan rekaman yang memperlihatkan kerusakan pada gedung dan properti kedutaan Iran di Damaskus. Video tersebut menunjukkan sejumlah orang memasuki kedutaan untuk melakukan penjarahan dan vandalisme.
Insiden ini terjadi setelah pihak militer Suriah menginformasikan kepada para perwira melalui sebuah pernyataan bahwa pemerintahan Presiden Bashar al-Assad telah runtuh, ketika kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS) memasuki ibukota.
Pernyataan militer ini dikeluarkan pada Minggu pagi, setelah laporan tentang masuknya kelompok bersenjata ke Damaskus dan hilangnya Assad dari kota.
Reuters melaporkan, mengutip dua perwira militer, bahwa Assad meninggalkan Damaskus pada hari Sabtu menuju lokasi yang belum diketahui sebelum kelompok bersenjata mencapai kota tersebut.
Di sisi lain, Perdana Menteri Suriah, Mohammed Ghazi al-Jalali, menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan transisi.
Berita Terkait
-
Donald Trump Minta Joe Biden Jauhi Konflik Suriah, Rusia Kritik Pemberontak
-
Ribuan Tentara Suriah Kabur ke Irak, Damaskus Jatuh ke Tangan Oposisi!
-
Grafiti Remaja 14 Tahun, Picu Perang Saudara Suriah yang Mematikan
-
Kesaksian Jatuhnya Assad, Perdana Menteri Suriah Buka Suara
-
Pemberontak Klaim Kemenangan di Suriah, Assad Terbang ke Tujuan Misterius?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?