Suara.com - Seorang wanita yang meninggalkan suami dan anaknya di distrik Palghar, Maharashtra, India, untuk kabur dengan seorang pria, berhasil diselamatkan dari distrik Barmer, Rajasthan, setelah diduga dijual seharga 3,5 lakh (sekitar Rp65 Juta).
Suami wanita tersebut, bersama ibu mertuanya, mendatangi Kepala Polisi Distrik (SP) Barmer untuk meminta bantuan menyelamatkan wanita itu.
Wanita tersebut, yang dipaksa menikah dengan seorang pria dari Barmer, berhasil diselamatkan setelah ia menghubungi suaminya di Maharashtra untuk meminta bantuan. Lima hari lalu, sang suami merespons permohonan tersebut dan pergi ke Barmer bersama ibunya untuk meminta bantuan dari Kepala Polisi Distrik.
Menurut polisi, wanita tersebut menikah dengan suaminya di sebuah kuil tiga tahun lalu, dan mereka memiliki seorang anak berusia dua tahun. Namun, sekitar enam bulan lalu, ia meninggalkan keluarganya dan kabur dengan pria lain yang kemudian menjualnya seharga 3,5 lakh (sekitar Rp65 Juta) melalui seorang perantara di Ahmedabad.
Wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa ia dipaksa menikah dengan seorang pria di daerah Sheo, Barmer. Polisi dari kantor polisi Sheo melacak keberadaan wanita tersebut di daerah Bhiyad, Barmer, dan menyelamatkannya.
Saat ini, ia berada di tempat penampungan untuk wanita yang menjadi korban kekerasan di ruang publik maupun pribadi.
Kepala Kepolisian Stasiun (SHO) Sheo, Dinesh Singh Lakhawat, mengatakan bahwa wanita tersebut akan tetap berada di tempat penampungan hingga keluarganya tiba di Barmer untuk menjemputnya.
Polisi juga sedang berupaya menemukan pria yang menjual wanita itu dan perantara yang terlibat dalam transaksi tersebut.
Baca Juga: Tragis! Ibu di Jaipur Tidur Semalaman Disamping Jasad Anak Kandung yang Dibunuhnya
Berita Terkait
-
Tragis! Ibu di Jaipur Tidur Semalaman Disamping Jasad Anak Kandung yang Dibunuhnya
-
Latar Belakang Ning Astuti Istri Gus Miftah, Adabnya Bagikan Roti ke Santri Tuai Cibiran
-
Santri Jalan Jongkok saat Istri Gus Miftah Bagi-bagi Roti di Ponpes, Netizen Samakan dengan Zaman Hindia Belanda
-
Viral Santri Jalan Jongkok Demi Roti, Adab Istri Gus Miftah Ning Astuti Ikut Dikecam: Kayak Mener Belanda...
-
Dilakukan Istri Gus Miftah saat Ulang Tahun, Bolehkah Tiup Lilin dalam Islam?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana