Suara.com - Satlantas Polres Bogor membebastugaskan anggotanya yang mengawal dua sejoli yang pacaran dengan motor Patwal kepolisian di wilayah Puncak Bogor.
Hal itu dilakukan usai video tiktok @bukainlah viral di media sosial. Pada video tersebut diketahui dua sejoli dengan asyik memvideokan polisi sedang mengawal mereka di tengah kemacetan jalur Puncak.
"Kami proses (anggota) di Propam, kemudian kami bebas tugaskan dari tugasnya sebagai pengawal," kata Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama Ganda Permana, Senin 16 Desember 2024..
Rizky mengklarifikasi bahwa video yang diunggah pemiliknya itu bukan seperti yang dinarasikan mengawal orang pacaran di tengah kemacetan.
Ia bahkan mengaku, pengunggah video sudah mengklarifikasi apa yang sebetulnya terjadi hingga akhirnya menggunakan Patwal di tengah kemacetan.
"Kemarin sudah kami panggil yang membuat video tersebut, dan sudah membuat klarifikasi. klarifikasi bisa di cek akun tiktonya, kemudian untuk anggota sudah kami tindak tegas, sebenarnya ingin membantu, tetapi memang mungkin ada kesalah pahaman ataupun dari pihak pengupload untuk membuat konten tersebut," jelas dia.
Ia menegaskan, anggotanya yang enggan disebutkan Inisialnya itu, bukan mengawal orang pacaran. Ia meminta para pengguna media sosial untuk bijak menggunakan Medsos yang mudah viral itu.
" Untuk kedepannya saya harapkan semua pihak bisa lebih baik dan bijaksana lagi dalam melihat media sosial maupun memerlukan bantuan dari pihak kepolisian," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Sukabumi Trending di Medsos, Anak Bos Toko Roti Ngaku 'Kebal Hukum' Jadi Sebab
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan