Baik Aisyah maupun Fitra sepakat bahwa staf keamanan di stasiun maupun dalam kereta sangat membantu dalam menjaga hak-hak penumpang prioritas. Namun, kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan.
Aisyah membandingkan dengan karakter penumpang di MRT yang menurutnya lebih sadar akan hak kursi prioritas.
"Kalau di MRT kesadaran masyarakat lebih tinggi, kursi prioritas itu jarang banget diisi walaupun lagi penuh. Kalau pun diisi masih ada ruang yang kosong," ungkap Aisyah.
Pengalaman-pengalaman itu menunjukkan bahwa meski sudah ada kursi prioritas dan pin khusus bumil, masih banyak yang harus diperbaiki, terutama dari sisi kesadaran penumpang.
"Seenggaknya masyarakat lebih peka juga, lah. Nggak perlu sampai bumilnya yang sampai harus speak up," harap Aisyah.
Perjuangan bumil di KRL bukan hanya soal meminta hak atas kursi prioritas, tetapi juga soal membangun kesadaran bersama.
Karena sejatinya, kepedulian kita kepada penumpang prioritas mencerminkan kualitas budaya masyarakat yang lebih manusiawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal