Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Palestina menginformasikan bahwa Kepala Polisi Gaza, Mahmoud Salah, dan wakilnya, Hussam Shahwan, tewas dalam serangan udara oleh Israel di Khan Younis pada hari Kamis.
Selain menewaskan kedua pejabat tersebut, serangan udara Israel juga mengakibatkan sejumlah korban lainnya di kota itu.
Dalam pernyataannya, Kementerian Dalam Negeri Palestina menuduh militer Israel "dengan sengaja menciptakan kekacauan di Gaza dan memperburuk penderitaan kemanusiaan warganya."
Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan tanggapan terkait serangan udara tersebut.
Meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera, pasukan Israel tetap melanjutkan tindakan kekerasan mereka terhadap warga Palestina di Gaza.
Sejak dimulainya konflik akibat serangan lintas batas oleh Hamas, kelompok pejuang yang menguasai Gaza, pada 7 Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 45.550 orang Palestina, sebagian besar di antaranya merupakan remaja dan anak-anak.
Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Selain itu, Israel juga menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional terkait dengan tindakan kekerasan yang dialami oleh wilayah Palestina yang telah diblokade oleh Tel Aviv selama bertahun-tahun sebelum pecahnya perang pada 7 Oktober 2023.
Baca Juga: Badai Memperburuk Kondisi Pengungsi Palestina di Gaza
Berita Terkait
-
Israel Pecat Menhan, Penggantinya Ancam 'Lenyapkan' Gaza
-
Serangan Udara Israel di Kamp Pengungsian Tewaskan 10 Warga Palestina, Termasuk Wanita dan Anak-anak
-
55.000 Tewas di Gaza, Populasi Turun 6%, Statistik Mengerikan Ungkap Bencana Kemanusiaan
-
1.100 Bayi di Palestina Meninggal Akibat Serangan Israel
-
Badai Memperburuk Kondisi Pengungsi Palestina di Gaza
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui