Suara.com - Menteri Pertahanan rezim Zionis Israel, Katz, telah mengeluarkan pernyataan ancaman baru terhadap warga Palestina yang terjebak dalam perang di Jalur Gaza dan para pejuang perlawanan di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya pada Rabu malam, Katz mengancam warga Gaza dengan pemboman lebih lanjut terhadap rumah-rumah yang masih berdiri dan pembunuhan tanpa belas kasihan jika Hamas tidak membebaskan tawanan Zionis serta menghentikan tembakan roket ke arah target-target rezim itu.
"Gaza akan menghadapi pemboman yang belum pernah terjadi sebelumnya, jauh lebih parah dari yang pernah ada sebelumnya," tambahnya, sebagaimana dikutip oleh IRNA dari sumber media.
Katz semakin meningkatkan nada ancamannya sejak diangkat sebagai menteri pertahanan menyusul pemecatan Yoav Gallant oleh rezim Zionis.
Di sisi lain, Presiden Israel Isaac Herzog, dalam pernyataan terpisah, menekankan pentingnya segera memulangkan para tawanan dan menyampaikan keprihatinan atas kegagalan operasi militer Israel di Gaza.
Herzog juga mengusulkan pembentukan komite resmi untuk menyelidiki penyebab kegagalan tersebut.
Pernyataan pejabat senior Israel dalam beberapa hari terakhir menunjukkan meningkatnya ketegangan di kawasan serta kemungkinan terjadinya konflik yang lebih luas.
Perang genosida yang dilancarkan oleh rezim Zionis di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah mengklaim lebih dari 45.550 nyawa warga Palestina, mayoritas adalah wanita dan anak-anak. Selain itu, lebih dari 108.000 warga Gaza juga mengalami luka-luka, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang.
Baca Juga: UNICEF Desak Gencatan Senjata di Gaza untuk Cegah Kematian Bayi
Tag
Berita Terkait
-
Serangan Udara Israel di Kamp Pengungsian Tewaskan 10 Warga Palestina, Termasuk Wanita dan Anak-anak
-
55.000 Tewas di Gaza, Populasi Turun 6%, Statistik Mengerikan Ungkap Bencana Kemanusiaan
-
1.100 Bayi di Palestina Meninggal Akibat Serangan Israel
-
Badai Memperburuk Kondisi Pengungsi Palestina di Gaza
-
UNICEF Desak Gencatan Senjata di Gaza untuk Cegah Kematian Bayi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Terkini
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini