Suara.com - Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Terpilih Pramono Anung membiayai sendiri operasional tim transisi pemerintahan yang telah dibentuknya.
"Biayanya Pramono Anung," kata Pramono di Pesta Rakyat Kemenangan oleh Sahabat Pram di Lapangan Banteng Jakarta, Sabtu (11/1/2025).
Pramono berjanji menyelesaikan belanja masalah selama kampanye Pilkada 2024 dengan berkeliling dari kelurahan ke kelurahan.
Dia telah membidik 300 titik di Jakarta untuk bisa merealisasikan permasalahan warga, mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat, Kartu Lansia, Kartu Disabilitas dan sebagainya.
"Itu yang menjadi prioritas di awal, termasuk penyelesaian Kampung Bayam. Tanah Merah yang sudah baik, kita lebih perbaiki lagi, termasuk Kampung Akuarium," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Pramono menjelaskan nama-nama di dalam tim transisi adalah mereka yang selama ini membantu dirinya bersama Rano Karno atau Si Doel dan dipastikan profesional.
Sebanyak 14 nama yang masuk dalam tim transisi, yaitu:
Tim Inti:
- Ketua Tim: Ima Mahdiah
- Koordinator Operasional: Emir Kresna
- Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim
- Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu
Tim Bidang Teknis:
- Bidang Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin
- Bidang Perencanaan: Mangatta Toding Allo
- Bidang Keuangan: Yustinus Prastowo
- Bidang Infrastruktur:John Oddius
- Bidang Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya
Tim Bidang Kebijakan:
- Bidang Kebijakan Publik: Nirwono Joga
- Bidang Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi
- Bidang Kebijakan Sosial&Budaya: Dedi Wijaya
- Bidang Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali
- Bidang Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris
Tim Pendukung:
- Wakil Sekretaris: Desa Pridini
- Asisten Data dan Komunikasi: Mandira Bienna Elmir.
Sebelumnya, KPU Jakarta menetapkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno atau Si Doel sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pilkada DKI Jakarta 2024.
Berita Terkait
-
Prabowo Bakal 'Ospek' Kepala Daerah Terpilih Seperti Menteri di Kabinetnya, Pramono PDIP: Kita Tunduk Patuh
-
Tanpa TGUPP, Pramono Andalkan Profesional Garap Jakarta
-
Megawati Pimpin Langsung Perayaan HUT ke-52 PDI Perjuangan
-
Pernah Janji saat Kampanye, Pramono Bakal Jalankan Program Sarapan Gratis Rp10 Ribu Per Porsi di Jakarta
-
Resmi! DPRD DKI Segera Berkirim Surat ke Prabowo untuk Pelantikan Pramono-Rano
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK