Suara.com - Dewan Pers secara resmi membuka pendaftaran calon anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028 mulai 20 Januari hingga 11 Februari 2025.
Ketua Dewan Pers periode 2022-2025, Ninik Rahayu, mengumumkan dimulainya proses pendaftaran calon anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028.
“Pendaftaran dimulai hari ini dan akan berakhir pada 11 Februari 2025. Kami menekankan pentingnya partisipasi aktif dari berbagai pihak, terutama konstituen, untuk memikirkan perwakilan yang kompeten dan peduli terhadap ekosistem pers,” ujarnya dalam jumpa pers, Senin (20/1/2025).
Pendaftaran ini mencakup tiga unsur calon anggota, yaitu wartawan, pimpinan perusahaan pers, dan tokoh masyarakat.
Ketua Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA), Bambang Santoso, menyebutkan bahwa setiap calon wajib memenuhi syarat umum dan administrasi yang telah dirilis melalui laman resmi Dewan Pers.
“Kami berharap asosiasi wartawan, perusahaan pers, dan tokoh masyarakat memanfaatkan waktu yang tersedia secara maksimal. Dewan Pers harus menjadi motor yang bermanfaat bagi ekosistem pers,” tutur Bambang.
Bambang juga menanggapi pertanyaan terkait status calon anggota yang bekerja di luar bidang pers.
“Calon dari unsur wartawan harus melampirkan bukti bahwa ia bekerja di perusahaan pers. Jika bekerja di perusahaan sipil di luar ekosistem pers, itu tidak diizinkan karena terkait profesionalitas,” tegasnya.
Semenara itu, Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto, menambahkan bahwa meskipun tidak ada larangan bagi anggota Dewan Pers untuk bekerja di tempat lain, mereka tetap harus menjaga komitmen terhadap tugas di Dewan Pers.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Jurnalis di Indonesia, Dewan Pers Apresiasi BRI Fellowship Journalism 2025
“Dewan Pers ini adalah organisasi sosial. Tidak ada aturan yang melarang anggota bekerja di luar, tetapi penting untuk memastikan komunikasi dan tugas di Dewan Pers berjalan lancar,” jelas Totok.
Menjelang akhir masa jabatan Dewan Pers periode 2022-2025, totok mengingatkan bahwa menjaga kemerdekaan pers bukan hanya soal jurnalistik yang bebas, tetapi juga memastikan pers dapat hidup secara layak.
“Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Apa yang kami lakukan semoga menjadi landasan kuat bagi pengurus Dewan Pers selanjutnya,” ungkapnya.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, Dewan Pers berharap mampu melahirkan kepengurusan yang siap menghadapi tantangan baru, termasuk dinamika kemerdekaan pers dan keberlangsungan ekosistem media di Indonesia.
Reporter: Kayla Nathaniel Bilbina
Berita Terkait
-
Profil Atmakusumah Astraatmadja: Ketua Dewan Pers Pertama Penuh Prestasi, Meninggal Dunia di Jakarta!
-
Breaking News! Ketua Dewan Pers Pertama Atmakusumah Astraatmadja Meninggal Dunia
-
Dari PHK Hingga AI, Tantangan Berat Pers Indonesia di Era Digital
-
Tokoh Papua Selatan Nilai Lumbung Pangan Sebagai Peluang Ekonomi Baru untuk Kesejahteraan
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!
-
Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri