Suara.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030, Pramono Anung-Rano Karno, akan dilantik pada Kamis 6 Februari 2025. Dua politikus PDIP itu akan dilantik Presiden Prabowo Subianto bersama kepala daerah yang tidak bersengketa di MK.
"Pada saat pertemuan DPR RI dan Kemendagri (ada kesepakaan) Gubernur yang tidak ada sengketa di MK di lantik tanggal 6 Februari 2025<' ujar Iwan Tarigan selaku Juru Bicara Pramono Anung-Rano Karno, kepada Suara.com, Kamis (23/1/2025).
Iwan mengatakan pihaknya senang dengan adanya keputusan soal pelantikan Pram-Rano. Diketahui, sebelumnya sempat ada wacara pelantikan kepala daerah terpilih akan dilakukan serentak pada Maret 2025, atau menunggu sengketa di MK kelar.
Semakin cepat Pram-Rano dilantik kata dia, akan menguntungkan warga Jakarta. Mengingat nantinya akan ada 11 program unggulan yang akan dikerjakan pada 100 hari pertama.
"Pasti senang, karena warga Jakarta lebih cepat di layani dengan baik dan Gubernur terpilih bisa langsung bekerja menuntaskan Program Kerja, Visi Misi dan Janji Kampanye terutama tahap awal 11 Program di 100 hari pertama," jelasnya.
Saat ditanya soal apakah sudah ada acara yang sudah dirancang pendukung untuk menyambut Gubernur dan Wakil Gubenrur baru di Balai Kota DKI Jakarta, Iwan mengaku belum tahu.
"Pendukung sampai saat ini belum ada informasi persiapan acara setelah pelantikan di balai kota," katanya.
Berikut 11 program Pramono-Rano dalam 100 hari kerja memimpin Jakarta:
- Pengembalian warga kampung bayam ke kampung susun di kawasan JIS.
- Pendidikan: penerima KJP bisa masuk wisata edukasi gratis dan kantor kepengurusan KJP serta KJMU di tiap kecamatan tidak hanya di Jatinegara.
- Kesehatan: Sarapan gratis, home service lansia.
- Budaya: Benyamin S Award.
- Keumatan: Melanjutkan program bantuan operasional tempat ibadah utk bantu guru keagamaan (guru ngaji, guru sekolah minggu).
- Transportasi: Gratis 15 golongan naik MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta.
- Tenaga Kerja: Jobfair per 3 bulan sekali di Kecamatan.
- Pangan: Kontrak Farming
- Birokrasi & Pemerintahan: Syarat masuk PPSU jadi minimal SD, city branding kembali ke plusJakarta.
- Lingkungan: Taman buka 24 jam, mengembalikan sumur resapan yang sempat ditutup, dan penggiatan pasukan orange.
- Sampah: Penyediaan bank sampah di tiap RT/RW untuk pemilahan sejak rumah tangga.
Keputusan DPR
Baca Juga: Bagaimana Gaya Pramono Anung-Rano Karno Memimpin Jakarta di Tengah Bayang Anies dan Ahok?
Sebelumnya Komisi II DPR RI bersama pemerintah dalam hal ini Mendagri Tito Karnavian, KPU, Bawaslu dan DKPP akhirnya menyepakati tanggal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024.
Hasilnya disepakati jika waktu pelantikan bagi kepala daerah terpilih di Pilkada 2024 yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dilantik secara serentak pada 6 Februari 2025.
Hal itu disepakati dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Kemendari, KPU, Bawaslu, dan DKPP di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Nantinya Presiden RI Prabowo Subianto bakal melantik secara serentak gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota di Istana.
Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih hasil Pemilihan Serentak Nasional tahun 2024 yang tidak ada sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK RI).
"Dan telah ditetapkan oleh KPUD, serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan Pelantikan Serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku," kata Rifqinizamy Karsayuda membacakan kesimpulan rapat kerja, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Berita Terkait
-
Bahas Dugaan Kekerasan, Wakil Ketua DPR Minta Komisi X Rapat Terbuka dengan Menteri Satryo
-
Ogah Jiplak Gaya Anies atau Ahok, Pramono Diklaim Punya Karakter Sendiri saat Pimpin Jakarta
-
Bukan TGUPP Seperti Era Ahok-Anies, Pramono Bakal Bentuk Tim Sendiri buat Urus Jakarta, Rekrut Siapa Saja?
-
Ogah Usik Pasar, Pramono Disebut Bakal Bangun Rusunawa Mixed Use di Atas Sekolah hingga Kantor Kelurahan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular