Suara.com - Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung tak akan mengikuti gaya kepemimpinan pendahulunya, Anies Baswedan atau Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Meskipun, keduanya telah membantu Pramono selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Transisi Pramono-Rano, Ima Mahdiah. Ima menyatakan saat ini pihaknya fokus pada persiapan kepemimpinan Pramono-Rano dan tak berkaitan dengan Anies atau Ahok.
"(Kemarin pun saya sampaikan kepada teman-teman tim transisi bahwa kami di sini adalah Pramono-Rano," ujar Ima kepada Suara.com, Rabu (22/1/2025).
"Jadi, Pak Anies Pak Ahok memang bagian dari kami, hanya kita juga harus yang paling kita buat adalah Pak Pramono dan Rano," lanjutnya menambahkan.
Ia pun mengatakan Pramono tak akan berusaha mengikuti gaya kepemimpinan Anies atau Ahok. Eks Sekretaris Kabinet itu akan memimpin dengan cara yang terbaik untuk warga Jakarta.
"Jadi enggak yang ke Ahok banget, ke Anies banget, enggak. Tapi kami cari jalan tengah yang terbaik," jelasnya.
Nantinya, gaya kepemimpinan Pramono disebut Ima akan tetap menjadi diri sendiri. Meskipun, ia tak menutup kemungkinan program-program Anies atau Ahok yang dirasa masih relevan bisa tetap dilanjutkan.
"Yang pasti tim transisi ini dengan arahan Pak Pram dan Bang Rano kita mengakomodir memang dari kebijakan-kebijakan Pak Ahok dan Pak Anies. Tapi itu tadi ya, kan ada beberapa hal yang baru juga," ucap Ima.
"Punya karakter sendiri, karakter Mas Pramono-Rano," tambahnya memungkasi.
Baca Juga: Paksa Anak-anak Sukai Menu MBG, Reza Indragiri Sebut Deddy Corbuzier Bisa Dipidana: Abusive!
Berita Terkait
-
Bukan TGUPP Seperti Era Ahok-Anies, Pramono Bakal Bentuk Tim Sendiri buat Urus Jakarta, Rekrut Siapa Saja?
-
Bongkar Pagar Laut Ilegal, Kekayaan Fantastis Menteri ATR Nusron Wahid: Aset-asetnya Bikin Melongo!
-
Tak Perlu Lewat Pengadilan, Nusron Wahid Langsung Batalkan Sertifikat HGB dan SHM Pagar Laut: Cacat Prosedur!
-
Ogah Usik Pasar, Pramono Disebut Bakal Bangun Rusunawa Mixed Use di Atas Sekolah hingga Kantor Kelurahan
-
Pagar Laut Tangerang Diduga Dikuasai Aguan, Sindiran Pedas Rocky Gerung: Kalau Mau HGB, Izinnya ke Ikan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!