Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Fathi, mengingatkan harusnya pemerintah memerhatikan pentingnya keseimbangan antara pengendalian subsidi dan ketersediaan gas LPG 3 kg bagi masyarakat kecil.
Apalagi saat ini gas tersebut dikategorikan langka di sejumlah daerah, termasuk Kota Bandung dan Cimahi.
Ditambah lagi adanya kebijakan pengetatan distribusi yang hanya diperbolehkan penjualan melalui distributor resmi Pertamina.
"Saya mengapresiasi langkah pemerintah dalam memastikan subsidi gas 3 kg benar-benar tepat sasaran. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, subsidi ini harus dinikmati oleh masyarakat yang berhak, bukan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu," ujar Fathi dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025).
Menurut Fathi, gas 3 kg merupakan kebutuhan vital bagi UMKM dan rumah tangga berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, kebijakan pengetatan distribusi harus diimbangi dengan pengawasan ketat agar tidak justru menimbulkan kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat konsumen.
"Dalam konteks ekonomi, ketepatan subsidi ini penting agar anggaran negara tidak bocor. Namun, kita juga harus memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetap mendapatkan akses yang mudah dan harga yang stabil," tambahnya.
Fathi juga mendorong pemerintah dan Pertamina untuk meningkatkan transparansi serta efektivitas sistem distribusi gas 3 kg agar kelangkaan tidak terus berulang.
"Harus ada sistem pengawasan yang lebih kuat di lapangan agar tidak terjadi penimbunan atau permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Dia juga meminta pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam mengawasi distribusi dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan di lapangan.
"Kita harus memastikan bahwa subsidi ini benar-benar membantu rakyat, bukan malah menjadi ladang keuntungan bagi segelintir pihak. Saya siap mengawal kebijakan ini agar kepentingan masyarakat tetap diutamakan," pungkasnya.
Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina Non Subsidi Februari 2025: Penyesuaian di Seluruh Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement