Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) dikabarkan menjual aset berupa kapal melalui situs lelang Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.
Dari tangkap layar situs yang beredar, BRIN tertulis menjajakan satu paket scrap yang terdiri dari dua unit kapal survey boat yang lokasinya ada di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.
Pada situs itu tercatat kalau penjual ialah Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN. Dua unit kapal itu dijual dengan sistem lelang dengan uang jaminan Rp3 miliar.
Sementara nilai limit mulai dari Rp7,94 miliar. Batas akhir penawaran ditetapkan pada 11 Februari 2025 pukul 11.00 WIB.
Penjualan aset BRIN itu jadi pembicaraan di media sosial X setelah diunggah oleh akun @lembagakeris.
"Sudah resmi ya kapal baruna jaya @brin_indonesia dilelang scrap. Jayalah BRIN dan para pimpinannya," tulis akun tersebut pada unggahannya, dikutip Rabu (5/2/2025).
Pada kolom komentar terlihat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti nampak tertarik dengan kapal tersebut.
"Berapa harganya?" tanya Susi.
"2 kapal mulai 8M bu," jawab akun @lembagakeris terus.
Baca Juga: Peneliti BRIN: Modifikasi Cuaca di Jakarta Sebabkan Hujan Deras di Wilayah Lain
Komentar Susi pun curi perhatian netizen yang turut memengaruhinya agar membeli kapal tersebut. Namun, tidak diketahui apakah Susi memang berminat untuk membeli kapal tersebut atau tidak.
Sementara itu, belum ada keterangan konfirmasi dari pihak BRIN.
Suara.com telah mencoba menghubungi bagian komunikasi publik BRIN, namun hingga berita ini ditulis belum ada respons.
Berita Terkait
-
Peneliti BRIN: Modifikasi Cuaca di Jakarta Sebabkan Hujan Deras di Wilayah Lain
-
Pembangunan PLTS Danau Singkarak Bakal Libatkan BRIN, Ketahui Dampak Lingkungan
-
Peneliti BRIN: Alih Fungsi Hutan Jadi Kebun Sawit Mempercepat Perubahan Iklim
-
BRIN dan BMKG Kompak Peringatkan Badai Dahsyat, Jabodetabek Siaga!
-
Dikira Kabut Padahal Awan Rendah di Jakarta, Peneliti BRIN: Pertanda Sistem Badai
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim