Suara.com - Pegawai negeri sipil (PNS) adalah salah satu profesi yang diminati di Indonesia. Tak heran ketika jadwal penerimaan CPNS dibuka, jumlah pendaftar membludak.
Ini terlihat di tahun 2024. Pada tahun lalu, jumlah pelamar CPNS yang dirilis Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mencapai 3.963.832 orang.
Tingginya animo masyarat terhadap profesi PNS ini tak lepas dari kepastian masa depan berupa gaji bulanan dan uang pensiun yang didapat.
Lalu bagaimana di tahun 2025? Apakah pemerintah akan kembali membuka penerimaan CPNS? Berikut ini penjelasannya.
Hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan jadwal penerimaan CPNS 2025 karena masih dalam tahap proses penerimaan CPNS 2024.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Rini Widyantini membawa kabar gembira.Dia memastikan pemerintah akan kembali membuka penerimaan CPNS di tahun 2025.
Menurut Rini, pembukaan pendaftaran CPNS 2025 dilaksanakan setelah seluruh rangkaian seleksi CPNS 2024 rampung.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui pengumuman nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024, rangkaian seleksi CPNS 2024 dijadwalkan berakhir pada 23 Maret 2025.
Artinya pendaftaran CPNS 2025 baru akan dimulai setelah tanggal tersebut. Jika merujuk pada jadwal seleksi di tahun-tahun sebelumnya, besar kemungkinan proses pendaftaran CPNS akan dimulai pada Agustus 2025. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Catat Jadwal Idul Fitri Muhammadiyah Tahun 2025
-
Hyundai Stargazer Essential Tech Diluncurkan di IIMS 2025, Lebih Aman dan Canggih
-
Deretan Kelemahan Timnas Indonesia U-20 yang Terekspos saat Dibantai Iran 3-0
-
Suzuki Jimny Salah Satu Bintang IIMS 2025, Jangan Lewatkan Kesempatan Buat Buktikan Keandalannya!
-
Motor Listrik Velax Mengaspal di IIMS 2025, Kementerian Perindustrian Apresiasi Yadea
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT