Suara.com - Pengemudi ojek online dari Grab, Suyanto mengaku senang dan bersyukur atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengimbau perusahaan memberikan bonus hari raya kepada pengemudi ojol.
Suyanto diketahui menjadi perwakilan pengemudi ojol yang ikut ke Istana Merdeka saat Prabowo mengumumkan imbauan tersebut.
"Bahagia, seneng banget. Alhamdulillah seneng banget. Kabar baik banget buat kita sebagai driver mitra yang aktif ya. Terima kasih banyak buat Pak Presiden, khususnya,” kata Suyanto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Sementara itu, pengemudi ojol lainnya yang ikut hadir di Istana Merdeka, Riska Amelia dan Suharyani juga merasa terharu atas kebijakan Pemerintah Prabowo.
Menurut merka, selama menggantungkan hidupnya sebagai ojol baru kali ini mendapat bonus hari raya.
“Dari tahun 2016 baru ini, saya lima tahun juga baru kali ini,” ujar Riska dan Suharyani.
Riska menuturkan pada tahun sebelumnya, pengemudi ojol hanya mendapatkan reward berupa poin yang didapatkan saat mengemudi dari perusahaan terkait.
Namun, tidak ada bonus hari raya seperti yang direncanakan diberikan pada tahun ini.
“Tahun kemarin kita nggak bentuk THR jadi hanya sebatas reward-reward gitu aja benefit benefit,” kata Riska.
Baca Juga: Berapa Besaran THR Ojol? Menaker: Besok Kita Bahas
Sebelumnya, Prabowo Subianto mengumumkan pemberian bonus hari raya untuk para pengemudi ojol dan kurir online.
Adapun pengumuman tersebut disampaikan langsung kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (10/3/2025).
Turut hadir di Istana Merdeka, CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, (GOTO) Patrick Walujo dan pendiri sekaligua CEO Grav Anthony Tan.
Hadir juga dalam agenda tersebut perwakilan dari pengemudi ojol, yakni tiga orang dari Gojek dan tiga orang dari Grab.
Perhatian Khusus
Prabowo mengatakan pada tahun ini pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pengemudi online yang telah mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar