Suara.com - Kumandang adzan Maghrib menjadi momen penting sebagai penanda waktu berbuka puasa, terutama di bulan Ramadan. Momen ini menjadi saat yang dinantikan karena menandai waktu berbuka setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Lantas, adzan Maghrib jam berapa hari ini?
Selain itu, adzan Maghrib juga menjadi bagian dari lima waktu sholat wajib yang harus dijalankan dengan disiplin. Oleh karena itu, mengetahui jadwal adzan Maghrib dengan akurat sangatlah penting agar ibadah berjalan sesuai tuntunan agama.
Setiap daerah memiliki waktu adzan Maghrib yang berbeda. Berikut ini adalah jadwal adzan Maghrib di beberapa kota besar di Indonesia pada Kamis, 13 Maret 2025 berdasarkan zona waktunya.
Jadwal Adzan Maghrib 13 Maret 2025
- Medan: 18.37 WIB
- Jakarta: 18.07 WIB
- Bandung: 18.04 WIB
- Semarang: 17.52 WIB
- Yogyakarta: 17.53 WIB
- Surabaya: 17.43 WIB
- Samarinda: 18.24 WITA
- Denpasar: 18.34 WITA
- Makassar: 18.16 WITA
- Jayapura: 17.51 WIT
Jadwal ini dapat mengalami sedikit perbedaan tergantung pada lokasi spesifik dan perhitungan astronomis yang dilakukan oleh lembaga resmi seperti Kementerian Agama atau BMKG.
Faktor yang Mempengaruhi Perbedaan Waktu Adzan Maghrib
Waktu adzan Maghrib ditentukan berdasarkan posisi matahari yang sudah terbenam di cakrawala. Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan waktu Maghrib di setiap daerah antara lain:
1. Letak Geografis
Kota yang berada lebih ke barat dalam satu zona waktu cenderung memiliki waktu Maghrib lebih lambat dibandingkan kota di bagian timur.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Rabu 12 Maret 2025
2. Ketinggian Wilayah
Lokasi yang berada di dataran tinggi dapat mengalami sedikit perbedaan dalam melihat matahari terbenam dibandingkan daerah yang berada di dataran rendah.
3. Metode Penentuan Waktu
Lembaga resmi seperti Kementerian Agama RI menggunakan metode hisab dan rukyat dalam menentukan waktu Maghrib, sehingga bisa terjadi perbedaan kecil dengan metode perhitungan lainnya.
Keutamaan Berbuka Puasa Tepat Waktu
Berbuka puasa tepat waktu memiliki keutamaan yang besar. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yaitu:
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?