Suara.com - Pertamina Group menerjunkan 53 Relawan Perwira Pertamina dalam kegiatan Sobat Aksi Ramadan 2025 PT Pertamina (Persero) di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (17/3/2025).
Program Sobat Aksi Ramadan berupa kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penghijauan area Masjid, serta pembagian Al-Quran dan santunan kepada anak yatim, dilakukan Relawan Pertamina Group bersama 150 peserta dari elemen masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada Yayasan Baitul Mualaf Al-Kautsar Kecamatan Aimas, Sorong, Papua Barat Daya.
Relawan Pertamina Group terdiri dari pekerja Aviation Fuel Terminal (AFT) Pertamina Patra Niaga DEO Sorong, Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga Sorong, Rumah Sakit Pertamina Sorong, Kilang Pertamina Internasional - Refinery Unit VII Kilang Kasim, serta Pertamina EP Papua Field, yang antusias membantu masyarakat setempat dan bergotong royong dalam kegiatan Sobat Aksi Ramadan 2025.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, antusiasme relawan cukup besar. Awalnya, relawan yang mendaftar sebanyak 20 orang, angka ini menjadi 50 orang seiring semangatnya untuk berkontribusi di bulan Ramadan ini.
“Rekan-rekan Perwira dari Pertamina Group ini semangat untuk dekat dengan masyarakat, sehingga program semacam ini menjadi salah satu kegiatan yang mendapat minat besar dari para Perwira,” ujarnya.
Pada aksi ini, relawan dan warga terbagi menjadi 3 kelompok untuk membersihkan area masjid, yaitu ada area dalam masjid, area wudhu/MCK masjid dan penghijauan halaman masjid. Kelompok Relawan juga turut membantu perawatan dan penunjang fasilitas untuk masjid serta melakukan penanaman tanaman hijau dan tanaman buah.
Ayla Yuca, seorang Relawan Perwira dari RS Pertamina Sorong mengatakan, ia dan tim dari RS Pertamina Sorong memberikan pemeriksaan kesehatan gratis. Sebelumnya, Ayla ikut terlibat dalam dalam kegiatan penanaman pohon serta bersih-bersih masjid.
“Kita dari RS Pertamina Sorong, pertama memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi dokter gratis. Selain itu kita juga bergabung dalam kelompok Perwira Pertamina Group, ada yang terlibat dalam penanaman pohon, bersih-bersih, ada juga yang menyiapkan takjil untuk berbuka puasa karena acara ini diakhiri dengan berbuka puasa bersama dengan tim Pertamina, santri yayasan, dan masyarakat setempat. Harapan saya semoga sering dilakukan kegiatan sosial seperti ini dan kami bisa bermanfaat banyak untuk masyarakat sekitar,” katanya.
Gloria Torey dari Kilang Pertamina Internasional juga senang ikut berkontribusi dalam kegiatan Sobat Aksi Ramadan 2025. Ia berharap ke depan kegiatan bersama masyarakat akan terus bisa dilakukan.
Baca Juga: Kemenag: Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri Digelar 29 Maret
“Hari ini senang banget ikut jadi relawan di sini, bantu bersih-bersih masjid, juga ikut menyiapkan takjil. Menurutku ini kegiatan yang bagus banget ada kolaborasi. Aku sebagai non-muslim, tapi ikut terlibat juga dan rasanya senang banget kalau bisa di momen Ramadan depan ada kegiatan seperti ini, kita berkolaborasi bersama teman-teman di wilayah Pertamina Group dan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” tutupnya.
Program Sobat Aksi Ramadan 2025 diinisiasi oleh Kementerian BUMN, di mana Pertamina hadir sebagai wujud kepedulian BUMN kepada masyarakat untuk berbagi kebahagiaan, meningkatkan kesejahteraan dan membantu masyarakat di bulan suci Ramadan.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Pada 2023, Pertamina menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan skor B- pada CDP Water Security dan B pada CDP Climate Change, Pertamina juga meraih skor 20.7 (Medium Risk) di Sustainalytics ESG Risk Rating, lebih baik dibandingkan tahun 2022 yang berada di skor 22.1 (Medium Risk). Pertamina juga berhasil mengurangi emisi sebesar 1.135.099 ton COe, kapasitas energi bersih bertambah 16.2 MW, dan konservasi mangrove mencapai 2.303,46 hektar. Selain itu, Pertamina mengembangkan 46 SPBKLU, 425 stasiun energi hijau, serta mendistribusikan energi ke 502 lembaga di daerah 3T.
Pencapaian ini mencerminkan langkah konsisten Pertamina dalam transisi menuju energi bersih, yang ditandai dengan peningkatan capaian konservasi, pengurangan risiko ESG, dan penguatan infrastruktur hijau untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan.
Pertamina memiliki peran utama untuk menjaga ketahanan energi nasional, melalui integrasi hulu hilir energi. Peran tersebut sesuai dengan UU Energi No. 30/2007, dimana terdapat 5 aspek pengelolaan energi yaitu availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability.
Berita Terkait
-
Sambut Lebaran, Pertamina Berbagi dan Kolaborasikan Sinergi SEBARAN 2025 untuk Anak Yatim dan Dhuafa
-
Puasa Setengah Hari Saat Sakit: Sahkah Menurut Islam? Ini Penjelasannya
-
Kasus Mega Korupsi Pertamina, Kejagung Diam-diam Telah Periksa SBY
-
Berbagi Tak Hanya Materi: Inspirasi Kebaikan untuk Ramadan yang Lebih Bermakna
-
The Mosaic of Ramadan: Perpaduan Bazaar, Dekorasi, dan Workshop Seru di Bulan Suci
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!