Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember memberi diskon untuk pemudik angkutan Lebaran melalui promo spesial "Ramadhan Festive" berupa potongan harga hingga 20 persen dan flash sale dengan harga tiket kereta spesial.
"Program Ramadhan Festive kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia KAI. Dengan promo itu, perjalanan pulang ke kampung halaman atau bepergian saat Ramadhan menjadi lebih hemat dan nyaman," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember.
Menurutnya promo itu bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada penumpang KA untuk menikmati perjalanan dengan tarif lebih terjangkau serta mengoptimalkan ketersediaan kursi pada arus balik Lebaran.
Ia menjelaskan ada dua pilihan promo diskon untuk penumpang kereta api yakni promo reguler dengan diskon hingga 20 persen untuk pemesanan tiket pada 18-19 Maret 2025 untuk keberangkatan 21 Maret - 11 April 2025.
Kemudian flash sale tiket dengan harga spesial yang hanya bisa didapatkan melalui aplikasi Access by KAI pada 18 Maret 2025 pukul 12.00-13.00 WIB.
Ia menjelaskan, untuk promo reguler berlaku pada KA Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi-Jakarta PP dan KA Ijen Ekspres relasi Banyuwangi - Malang PP.
Sedangkan promo flash sale hanya berlaku pada KA Ijen Ekspres relasi Banyuwangi-Malang PP, dengan harga spesial Rp200 ribu kelas eksekutif dan Rp100.000 untuk kelas ekonomi.
Tiket promo Ramadan Festive dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta mitra resmi lainnya.
Namun untuk flash sale, penumpang harus melakukan pemesanan langsung melalui aplikasi Access by KAI dengan jumlah tiket terbatas yang disesuaikan dengan ketersediaan.
Baca Juga: Siap Mudik 2025? Ini Dia Daftar Harga Tiket Bus Agramas dan Jadwal Keberangkatan
Cahyo mengatakan KAI Daop 9 Jember terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan tepat waktu.
Serta seluruh rangkaian kereta api dilengkapi dengan fasilitas terbaik untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama perjalanan.
"Manfaatkan promo Ramadhan Festive untuk menikmati perjalanan yang lebih hemat dan nyaman. Segera pesan tiket KA dan rayakan momen Ramadhan dan Lebaran bersama dengan keluarga tercinta," ujarnya.
Daop 6 Yogyakarta imbau warga tak beraktivitas di jalur KA
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di kawasan jalur kereta api (KA)
Selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 11 April.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!