Ia meraih gelar jurnalisme dari People’s Friendship University of Russia (RUDN) dan fasih berbahasa Spanyol.
Sebelum bergabung dengan Channel One, ia bekerja untuk divisi bahasa Spanyol Sputnik dari tahun 2020 hingga 2022.
Ia mengelola blog Telegram yang berfokus pada upaya bantuan kemanusiaan dan kemudian menjadi reporter garis depan.
Anna telah mendokumentasikan operasi militer Rusia, dan sering kali bekerja bersama pasukan dan membuat laporan dari daerah berisiko tinggi.
Laporan menunjukkan bahwa dia sebelumnya telah diserang beberapa kali dan meliput operasi pembersihan ranjau di daerah yang baru saja direbut.
Perbatasan Rusia-Ukraina: Sejarah, Konflik, dan Dampaknya
1. Sejarah Perbatasan Rusia-Ukraina
Perbatasan antara Rusia dan Ukraina memiliki sejarah panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor politik dan budaya.
Sebelum Uni Soviet bubar pada tahun 1991, Rusia dan Ukraina adalah bagian dari satu negara yang sama.
Baca Juga: Serangan Drone Rusia Hantam Kampung Halaman Zelenskiy Usai Negosiasi Damai
Setelah kemerdekaan Ukraina, perbatasan kedua negara ditetapkan berdasarkan garis administratif era Soviet.
Meskipun perbatasan ini diakui secara internasional, hubungan antara Rusia dan Ukraina kerap diwarnai ketegangan.
Ketegangan ini semakin meningkat sejak aneksasi Krimea oleh Rusia pada tahun 2014 dan perang di Donbas yang melibatkan separatis pro-Rusia.
2. Wilayah-Wilayah Strategis di Perbatasan
Perbatasan Rusia-Ukraina membentang sepanjang sekitar 2.295 km, melintasi berbagai wilayah strategis.
Beberapa titik penting di sepanjang perbatasan ini meliputi:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm