Suara.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) masih menjadi objek wisata favorit bagi warga Jakarta yang tidak mudik atau pulang ke kampung halaman saat lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Seksi Humas TMII, Novera Mayang, mengatakan hingga Selasa sore, jumlah pengunjung yang datang ke TMII tercatat sebanyak 20 ribu pengunjung.
“Sore ini sudah 20 ribuan pengunjung,” kata Mayang kepada Suara.com, lewat pesan WhatsApp, Selasa (1/4/2025).
Angka tersebut, lanjut Maya, masih bisa bertambah. Mengingat jam operasional TMII yakni hingga pukul 20.00 WIB.
Ia menerangkan jumlah pengunjung sore ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Senin (31/3) kemarin. Pada hari raya Idul Fitri, jumlah pengunjung di TMII mencapai 12 ribu orang.
Selain bisa menikmati berbagai budaya dan anjungan rumah adat daerah, pengunjung TMII juga bisa menikmati pertunjukan fragmen tari tamayana pada pukul 17.00 WIB, dan dancing fountain tirta cerita dengan drone show pada pukul 18.30 WIB.
“Sore hari ini ada pertunjukan fragmen tari ramayana pukul 17.00 dan dancing fountain tirta cerita dengan drone show pukul 18.30 WIB,” kata Mayang.
Biasanya pertunjukan dancing fountain atau air mancur bergoyang, lanjut Mayang memang ada setiap hari. Namun yang disertakan drone show hanya berlaku setiap akhir pekan.
“Selama pekan lebaran ini ada setiap hari,” jelas Mayang.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk TMII 2025: Tiket Orang, Kendaraan, hingga Paket Terusan
Sebelumnya Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika, menargetkan jumlah kunjungan selama pekan lebaran ini sebanyak 120.000 orang.
“Target pengunjung kami di pekan lebaran tahun ini 120.000 orang, tumbuh sekitar 25-30 persen dibanding tahun lalu,” katanya, Senin (31/3/2025).
Jam operasional TMII selama periode acara ini adalah mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB dengan akses melalui Gate 1, 3, dan 4.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung, TMII telah menyiapkan 2 titik pos kesehatan guna mengantisipasi keadaan darurat medis.
Pihak TMII juga melakukan penambahan jumlah angling dari 30 menjadi 42 unit serta 1 unit Bus Listrik untuk transportasi dalam kawasan, penyediaan 4 unit shuttle gratis dari Stasiun LRT TMII menuju TMII dan sebaliknya.
Wisata Ancol
Berita Terkait
-
5000 Pemudik Diberangkatkan ke 23 Kota Dalam Program Mudik Gratis Bareng Pertamina 2025
-
Ngabuburit Sambil Berwisata di TMII
-
Meriahnya Pawai Ogoh-Ogoh di Taman Mini
-
Libur Lebaran di Jakarta? Ini 8 Tempat Seru yang Bisa Kamu Kunjungi
-
Harga Tiket Masuk TMII 2025: Tiket Orang, Kendaraan, hingga Paket Terusan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT