Suara.com - Apes dialami pemilik mobil Daihatsu Xenia ber plat Bali dan rumah di Dusun Bancang, Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung pada pukul 06.15 WIB.
Daihatsu Xenia ber plat DK atau plat Bali tersebut rusak berat karena rentengan petasan balon udara jatuh dan meledak di rumah warga.
Akibatnya satu orang jadi korban luka, rumah dan mobil pun rusak.
Salah satu pemudik di rumah Turmudi, Mujadi mengatakan, kejadian bermula saat ia berada di depan teras.
Ia saat itu, melihat kemunculan balon udara yang membawa rentengan petasan.
"Kemudian petasan balon udara jatuh di rumah dan meledak. Awalnya itu ada tiga ledakan kecil-kecil, tapi yang dua besar," kata Mujadi, Rabu (2/4/2025).
Adapun karena ini Mujadi menjadi korban, pria yang tinggal di Jalan Subak Dalam Gang XVI Denpasar Kelurahan Paguyangan Kangin Kec Denpasar Utara, Kabupaten Denpasar mendapatkan luka-luka.
Sedangkan 1 rumah dan 1 Buah mobil Daihatsu Xenia mengalami kerusakan meterial dengan kerugian kurang lebih Rp 100.000.000.
Sesaat setelah muncul ledakan kecil tersebut, mendadak kondisi di sekitarnya dipenuhi asap tebal.
Baca Juga: Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
Mujadi yang menyadarinya hendak memindahkan petasan besar sebelum meledak.
Namun sayangnya upaya itu terlambat.
"Sebelum saya pindahkan, ternyata ambil meledak," ujarnya.
Akibat rentetan ledakan di atap teras tersebut, kaca jendela hancur.
Selain itu bagian kiri mobil Daihatsu Xenia DK 1643 AB miliknya.
"Saya juga kena batu-batu kecil, ini melukai tangan, wajah, dan kaki," ujarnya.
Pemudik asal Denpasar, Bali ini menambahkan, balon udara petasan tersebut diduga terbang dari arah utara.
Namun, pihaknya tidak mengetahui secara pasti pelaku yang menaikkan balon tersebut.
Menurutnya yang saat itu jatuh hanya petasannya, namun balon udaranya terbang.
Sementara itu saksi lainnya bernama Harmudi mengaku melihat balon udara itu diterbangkan di area persawahan.
Saat terbang, balon udara tersebut langsung mengeluarkan ledakan saat mulai naik.
"Saat di timur situ. Waktu balonnya naik itu sudah ada ledakan," kata Harmudi.
Setelah insiden tersebut, ia dan saudaranya langsung mengejar pelaku, namun mereka langsung semburat melarikan diri.
Kejadian tersebut langsung didatangi oleh tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dan Polsek Bandung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan proses penyelidikan.
Setelah dilakukan penyelidikan polisi menduga rentengan petasan balon udara yang meledak di rumah warga Tulungagung tersebut dinaikkan oleh sejumlah anak-anak di wilayah Trenggalek.
Kapolsek Bandung AKP Anwari, mengatakan berdasarkan keterangan saksi mata yang ada di sekitar lokasi kejadian balon udara tersebut terbang dari arah utara.
"Diduga dinaikkan oleh anak-anak di Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Trenggalek. Ada saksi yang mengetahui asal balon tersebut sekitar 500 meter dari TKP," jelasnya.
Terkini Polsek Bandung telah mengamankan 7 anak terduga pelaku penerbang balon udara tersebut.
Orangtua mereka juga telah mendatangi Polsek Bandung.
Sedangkan polisi sudah mendapatkan rekaman sejumlah anak yang menerbangkan balon udara yang terbuat dari plastik itu.
Pada video yang beredar di media sosial terlihat kerusakan terjadi di dua mobil dan 1 rumah tempat mobil tersebut parkir.
Satu Daihatsu Xenia warna putih terlihat rusak di bagian body samping, kaca jendela hancur sedangkan pintu penyok.
Adapun lampu belakang juga rusak.
Sedangkan satu mobil lainnya juga berwarna putih berjenis hatchback rusak di bagian kaca depan. Namun kerusakannya tak separah Daihatsu Xenia di depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Donald Trump Mencak-mencak Minta Dibantu di Selat Hormuz, Pejabat Korsel Masih Cuek Bebek
-
Lewat Kerja Sama DMI, Pengurus Masjid di Maluku Utara Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
-
Serangan Rudal Hantam Bandara Dubai, Tanki BBM Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi
-
Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Pertimbangkan ASN WFA dan Sekolah Daring
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Kok Jadi Berantem? Trump Sebut Pemimpin Israel Lemah, Netanyahu Balas Begini
-
Siasat Pemudik Motor: Berangkat Malam Lewat Kalimalang Agar Tak Kepanasan dan Tetap Puasa
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Bandara Soekarno-Hatta Berangkatkan 93.998 Penumpang pada H-5
-
Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Tembus 3,25 Juta, 72 Persen Kapasitas Sudah Terjual
-
KPK Amankan Bukti Chat Soal Pemerasan untuk THR Lebaran Bupati Cilacap