Perbedaan inilah yang bikin mood jadi drop.
Gejala yang Sering Terjadi
Mungkin kamu bertanya-tanya, “Apakah aku mengalami post holiday blues?”
Berikut beberapa tanda yang bisa kamu kenali:
- Sulit berkonsentrasi saat kembali bekerja atau belajar
- Rasa malas dan lesu yang terus berlarut
- Cemas atau sedih tanpa alasan jelas
- Gangguan tidur (terlalu banyak tidur atau susah tidur)
- Perubahan pola makan
Baca Juga: Liburan Keluarga Hemat: Rekomendasi Kolam Renang di Karanganyar, Tiket Mulai Rp 8 Ribu!
- Kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai
Biasanya, post holiday blues bersifat sementara dan membaik dalam beberapa hari.
Tapi kalau perasaan tersebut berlangsung lebih dari dua minggu dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, bisa jadi ini adalah tanda awal dari gangguan yang lebih serius seperti depresi, kecemasan, atau burnout.
"Jika sudah mengganggu pekerjaan, belajar, atau relasi sosial, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional," ujar Teresa, yang juga praktik di klinik Vajra, Gandaria, Jakarta Selatan.
Tips Melawan Post Holiday Blues
Untungnya, kamu nggak sendirian. Post holiday blues adalah hal yang umum, dan ada banyak cara sederhana untuk mengatasinya:
1. Pelan-pelan adaptasi
Jangan langsung paksa diri bekerja 100% di hari pertama.
Mulailah dengan pekerjaan ringan atau rutinitas sederhana agar tubuh dan pikiran bisa menyesuaikan.
2. Buat jadwal menyenangkan
Sisipkan aktivitas kecil yang kamu sukai di sela rutinitas. Bisa ngopi sore, nonton film ringan, atau jalan santai sore hari.
3. Tidur cukup & makan sehat
Dua hal ini sangat berpengaruh ke mood kamu. Jangan biasakan begadang terus karena waktu tidur selama liburan masih terbawa.
4. Tetap terhubung dengan keluarga atau teman
Kadang yang bikin sedih setelah liburan adalah rasa sepi. Coba jaga komunikasi dengan orang-orang yang kamu temui selama liburan—entah itu keluarga di kampung atau teman lama yang kamu jumpai.
5. Tentukan liburan berikutnya
Yup, percaya atau tidak, merencanakan liburan berikutnya bisa bikin mood kamu naik.
Nggak perlu langsung pesan tiket, cukup cari inspirasi tempat atau buat wishlist destinasi impian.
Liburan memang menyenangkan, tapi rutinitas juga penting untuk keberlangsungan hidup.
Yang terpenting, kenali emosi kamu, beri waktu untuk adaptasi, dan jangan ragu cari bantuan jika merasa kewalahan.
Yuk, semangat kembali ke realita, karena siapa tahu… realita juga bisa menyenangkan, asal dijalani dengan hati yang tenang.
Kalau kamu sendiri, biasanya butuh berapa hari buat move on dari liburan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan
-
Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun
-
Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?
-
10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui
-
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba
-
8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim
-
Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh