Kolaborasi regional melalui forum CAP-CSA dianggap penting untuk merumuskan strategi bersama menghadapi tantangan iklim, ketimpangan pembangunan destinasi, serta dampak digitalisasi.
"Sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk menunjukkan kepemimpinan dalam membangun pariwisata yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan," kata Widiyanti.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk pelaku industri pariwisata, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah daerah.
Sebagai acara kelas dunia, forum ini diharapkan tidak hanya mendorong citra pariwisata Indonesia di mata global, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata melalui peningkatan okupansi hotel, belanja wisatawan, dan promosi investasi sektor pariwisata.
Mengacu data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sektor pariwisata menyumbang 4,1 persem PDB Indonesia pada 2023, dan menyerap lebih dari 22 juta tenaga kerja, termasuk di sektor informal.
Melalui forum UN Tourism CAP-CSA, Indonesia berpeluang memperkuat posisi sebagai hub pariwisata regional dan global.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah