Sementara itu, @dew**** mengangkat isu korupsi yang dianggap sebagai akar dari berbagai kesulitan sosial, termasuk pengangguran.
"Ya Allah....sedangkan mereka yang memakan uang haram dibiarkan... YTH Bapak Presiden @prabowo tidak kasihankah dengan anak-anak bangsa ini. Uang korupsi itu jika diperuntukkan untuk peningkatan kemampuan keterampilan akan lebih bermanfaat," tulisnya.
Sementara pengguna akun @naj**** memberikan kritik terhadap mekanisme seleksi kerja yang dianggap tidak transparan dan tidak efisien.
"Memangnya itu berkas sebanyak itu dibaca sama HRD? Paling juga formalitas saja, sudah ada kandidat yang diterima di perusahaan tersebut. Era digital seharusnya kirim via email, tinggal seleksi, jadi mengurangi penumpukan manusia juga menghemat bagi pelamar kerja dan perusahaan," ucap dia.
Peristiwa di Batam adalah cerminan nyata bahwa tantangan dunia kerja di Indonesia tidak hanya berada pada ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga pada efektivitas dan transparansi sistem rekrutmen.
Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sipil untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan vokasional, pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, hingga reformasi sistem rekrutmen yang lebih inklusif dan tidak diskriminatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat