"Nah, kenapa? Karena saya suka ke bawah. Karena apa? Seperti apa keadaannya? Ya, kurang lebih kayak yang kemarin. Tapi kan saya kok jadi terus, karena apa? Turun ke bawah. Turun ke bawah ke mana? Ke akar rumput. Akar rumput itu siapa? Rakyat. Yang memerlukan kita," katanya.
Megawati pun menyayangkan kadernya yang masih kurang turun ke bawah menemui rakyat.
Meski begitu, ia mengaku cukup berterimakasih kepada rakyat sebagai penolong partainya.
"Tapi saya merasa berterima kasih bukan pada kalian. Kepada rakyat pendukung kita. Tepuk tangan yang besar kalau tidak berarti diantara kalian ada yang ragu-ragu kepada saya."
Putri Proklamator Bung Karno ini juga kembali menegaskan slogan yang kerap kali didengungkan soal kebenaran yang akan menang.
"Jangan hanya kalau disuruh dari sini keluarnya bahwa itu adalah kebenaran. Satyam Eva Jayate. Saya selalu bilang demikian. Karena kebenaran itu pasti, pasti, pasti apa? Menang," katanya.
Ia kemudian menyinggung soal lumbung suara partainya yang dipecah-pecah pada Pemilu lalu.
"Tapi kalau kalian yang melempem ya nggak menang. Kenapa buktinya? Saya lihat gila deh. Tempat yang seharusnya kita dulang itu dipecah-pecah. Nggak usah diomongkan. Saya kan ketum tahu saya."
Tak hanya itu, ia juga menyinggung adanya kader yang bermain dua kaki pada kontestasi politik lalu.
Baca Juga: Hadir di Persidangan Hasto, Ganjar Pranowo Ngaku Tidak izin ke Megawati: Nggak Perlu Lapor
"Waduh yang itu kakinya dua, gila. Oh yang sana, wah bener gini gitu. Keren deh. Jangan dipikir ibu nggak keluar-keluar," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi