Suara.com - Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang bergengsi tahunan yang paling ditunggu para pelajar dari penjuru Indonesia.
Sebab, para pelajar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang sains.
OSN tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan sarana untuk menggali dan mengembangkan potensi akademik siswa sejak dini.
OSN bertujuan menjaring bibit-bibit unggul dari seluruh penjuru Tanah Air dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).
OSN 2025 dapat diikuti oleh peserta dari jenjang SD/MI/sederajat, SMP/MTs/sederajat, hingga SMA/MA/SMK/MAK/sederajat.
Mekanisme OSN 2025
OSN akan dilaksanakan melalui beberapa tahap seleksi:
- Tingkat sekolah
- Tingkat kabupaten/kota
- Tingkat provinsi
- Tingkat nasional
Melansir dari laman bpti.kemdikbud.go.id, berikut jadwal lengkap pelaksanaan OSN 2025 untuk tiap jenjang pendidikan:
1. Jadwal OSN SD/MI/Sederajat
- Uji Coba Kab/Kota: 3-4 Juni 2025
- Seleksi Kab/Kota: 11-12 Juni 2025
- Uji Coba Provinsi: 29-30 Juli 2025
- Seleksi Provinsi: 6-7 Agustus 2025
- Uji Coba Nasional: 9-10 September 2025
- Tingkat Nasional: 21-27 September 2025
2. Jadwal OSN SMP/MTs/Sederajat
- Uji Coba Kab/Kota: 3-4 Juni 2025
- Seleksi Kab/Kota: 17-18 Juni 2025
- Uji Coba Provinsi: 29-30 Juli 2025
- Seleksi Provinsi: 13-14 Agustus 2025
- Uji Coba Nasional: 9-10 September 2025
- Tingkat Nasional: 21-27 September 2025
3. Jadwal OSN SMA/SMK/MA/Sederajat
- Uji Coba Kab/Kota: 3-4 Juni 2025
- Seleksi Kab/Kota: 24-25 Juni 2025
- Uji Coba Provinsi: 13-14 Agustus 2025
- Seleksi Provinsi: 19-21 Agustus 2025
- Tingkat Nasional: 6-12 Oktober 2025
Aplikasi dan Pendataan OSN 2025
Tingkat kabupaten/kota: menggunakan platform Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK (semua jenjang pendidikan)
Tingkat provinsi:
- SD dan SMP tetap menggunakan ANBK
- SMA menggunakan Moodle
- Tingkat nasional: seluruh jenjang menggunakan Moodle
Pendataan dan Teknis
Tag
Berita Terkait
-
6 HP Midrange dengan Slot microSD Eksternal, Bisa Tambah Memori hingga 2TB
-
Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!
-
Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi