Suara.com - Di tengah krisis kelangkaan BBM yang melanda Kota Balikpapan, warganet justru disuguhi potret kemewahan dari sang pemimpin daerah, Wali Kota Rahmad Mas’ud.
Balikpapan, yang selama ini dikenal sebagai “Kota Minyak” karena peran strategisnya dalam industri migas nasional, harus menelan ironi pahit saat antrean kendaraan mengular di SPBU, bahkan hingga menyebabkan aktivitas warga lumpuh sejenak.
Namun, bukan hanya krisis energi yang menjadi perhatian publik, melainkan juga gaya hidup elite yang ditampilkan secara gamblang oleh keluarga pemimpin kota tersebut.
Wali Kota Rahmad Mas’ud memang sempat angkat bicara melalui unggahan di Instagram pribadinya. Ia meminta maaf atas gangguan distribusi BBM yang terjadi beberapa hari terakhir. Menurutnya, kendala ini terjadi di luar kendali semua pihak.
Namun, permintaan maaf tersebut tidak serta-merta meredakan amarah warganet. Justru, media sosial meledak dengan berbagai unggahan yang membongkar kehidupan mewah keluarga wali kota, yang dinilai kontras dan tidak empatik terhadap kondisi warganya.
Akun X bernama @einedame menjadi salah satu yang paling vokal. Ia menuliskan, “Di Balikpapan sempat ga ada BBM sampe warga antri di mana. Kesusahan semua mau beraktivitas. Walikotanya? Liburan sekeluarga ke London. Temenku, salah satu dari sekian banyak masyarakat, mengeluh di IG-nya, nge-tag sang penguasa yang gembok akun ga mau dikritik.”
Unggahan tersebut memantik reaksi publik. Warga mempertanyakan etika dan kepekaan pemimpin mereka, terlebih ketika gaya hidup mewah yang ditunjukkan seolah terjadi bersamaan dengan penderitaan rakyat.
Tak berhenti di situ, kabar mengenai pernikahan anak Wali Kota Rahmad Mas’ud pun ramai dibahas. Disebut-sebut berlangsung dengan sangat mewah, acara pernikahan tersebut bahkan dijuluki “royal wedding”.
Akun yang sama menambahkan, “Seriusan anaknya si walkot Balikpapan ini katanya pas nikahan jalan ampe dialihkan, air PDAM MATI! The best emang.”
Baca Juga: Ironi KIP Kuliah: Bantuan Pendidikan untuk Gaya Hidup Mewah?
Postingan tersebut diperkuat dengan komentar dari @ang**** yang menyoroti penggunaan kereta kencana dalam acara itu. “Kalau mau cosplay Kate Middleton jangan nyusahin rakyat, jalanan ditutup sana-sini,” tulisnya.
Berbagai netizen pun turut angkat suara, mempertanyakan dari mana sumber pembiayaan acara sebesar itu.
Akun @blis**** menulis, “Mau nanya dong, emang bener itu kemarin isunya ada pake uang rakyat buat nikahannya? Karena ada yang SS di hari pernikahannya itu tulisan di web Dome ‘Pesta Rakyat Pemkot Balikpapan’.”
Tak hanya tentang acara, gaya hidup keluarga wali kota juga ikut dibongkar.
“Keluarga mas2 ini emg malapetaka bgt bagi warga Kaltim, satu keluarga sombong semua ngerasa semua di dunia bisa di follow. One of their family member was my senior in SHS, suka bgt ngepost harta (money, cars, or other expensive stuffs), ya apa mau diharap sih emg money talk,” tulis akun @itm****.
Akun lain, @arq****, menyoroti kehadiran banyak artis dalam pesta pernikahan tersebut. “Pas acara nikahannya juga undang banyak artis terus dikasih label ‘pesta rakyat’. Jadi gatau itu ngundang artisnya pake APBD atau duit pribadi wkwk.”
Bahkan penampilan sang istri wali kota pun tak luput dari sindiran. “Emaknya suka cosplay jadi ratu-ratuan bukan sih,” ujar @sar***.
Netizen seolah tak kehabisan amunisi untuk mengkritik gaya hidup pejabat yang dinilai tidak peka terhadap situasi masyarakat.
Kritik tajam ini bukan hanya bentuk kemarahan, tetapi juga sinyal kuat bahwa masyarakat kini semakin kritis, melek sosial, dan tak segan menyuarakan kekecewaan terhadap pemimpin yang gagal menunjukkan solidaritas dalam masa sulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
-
Sisi Hangat John Tobing Pencipta Lagu 'Darah Juang', Begini Sosoknya di Mata Keluarga!
-
Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu