Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan isi kunjungan Timnas Indonesia ke kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor IV, Jakarta Selatan pada Jumat 6 Juni 2025.
Erick mengatakan bahwa kunjungan pemain dan ofisial Timnas ke Rumah Presiden Prabowo untuk memenuhi agenda makan siang bersama kepala negara.
Diketahui, selain Erick dan rombongan Timnas, turut hadir dalam pertemuan di Kertanegara, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Erick mengungkapkan bahwa dalam agenda makan siang bersama, salah satu pemain, Marselino Ferdinan ikut bernyanyi.
"Makan siang. Terus tadi Marselino nyanyi. Yang biasa yang kayak, yang kayak waktu di Bali," kata Erick usai pertemuan di Kertanegara, Jumat 6 Juni 2025.
Sementara itu, setelah selesai pertemuan, pemain timnas terlihat menenteng goodie bag hitam dengan tulisan 'The Time Place' bewarna gold atau emas saat keluar meninggalkan kediaman Prabowo.
Erick mengaku tidak tahu saat ditanya apakah goodie bag tersebut pemberian langsung dari Prabowo atau bukan.
"Sepertinya itu. Saya kurang tahu," kata Erick.
Terpisah, melalui unggahan di Instagram Story salah satu pemain Timnas, Justin Hubner, terungkap bahwa isi dari goodie bag tersebut yakni jam tangan merk Rolex.
Baca Juga: Timnas Dapat Jam Tangan Rolex Rp254 Juta dari Prabowo, Duit Negara atau Pribadi?
Justin mengunggah video suasana pemain saat memegang Rolex dari goodie bag saat masih di bus lewat akun Instagram @justinhubner5.
Terlihat Arhan Pratama yang tersenyum sembari memegang Rolex. Tampak juga Calvin Verdonk yang duduk di samping Arhan, juga sedang memegang Rolex.
Prabowo Kasih Apresiasi
Erick mengatakan bahwa para pemain dan pelatih merasakan apresiasi dari kepala negara. Apalagi, undangan makan siang bersama itu bertempat di kediaman pribadi Prabowo.
"Saya rasa pelatih pemain sangat merasakan apresiasi yang luar biasa dari bapak peesiden karena ini kan bukan di Istana Merdeka, di rumah pribadi."
"Jadi mereka merasa kekeluargaan. Bapak Presiden juga men-treat mereka sebagai keluarga karena kita tahu mereka juga banyak berkorban kan untuk Merah Putih kita, dan Bapak Presiden apresiasi itu," tutur Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik