Di sisi lain, kanal YouTube Dedi Mulyadi berhasil menghimpun pengikut sebanyak lebih dari 7,8 juta dan mengunggah total 4.374 video dengan jumlah penayangan secara keseluruhan mencapai 2,3 miliar penayangan.
Tak heran jika kanal YouTube Dedi Mulyadi menduduki peringkat B+ dengan perkiraan penghasilan bulanan antara 33.000 dolar AS hingga 535.000 dolar AS atau setara dengan Rp 540 juta hingga Rp 8,7 miliar.
Sedangkan perkiraan pendapatan tahunan yang diraup Dedi Mulyadi melalui kanal YouTubenya mencapai 192.000 dolar AS hingga 3,1 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,1 miliar hingga Rp 50,8 miliar.
Melihat konsistensinya dalam mengunggah konten, Dedi Mulyadi bahkan sempat disebut sebagai gubernur konten oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
Tak hanya itu, publik pun sempat skeptis padanya karena diduga membuat konten settingan.
Dedi Mulyadi sendiri diketahui baru aktif mengunggah beragam video ke kanal YouTubenya sekitar awal Januari 2020 ketika dirinya aktif menjabat sebagai anggota DPR RI, meski kanal YouTube tersebut sudah dibuat sejak 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen