Seiring dengan viralnya video, muncul ratusan tautan (link) yang mengklaim sebagai video "full version" atau "tanpa sensor" dari Andini Permata. Namun, di balik iming-iming tersebut, ada bahaya besar mengintai.
Pihak berwajib dan pakar keamanan siber telah mengeluarkan peringatan keras. Sebagian besar tautan tersebut adalah jebakan phishing atau berisi malware yang dirancang untuk:
- Mencuri data pribadi (password, data perbankan, dll.).
- Mengambil alih akun media sosial.
- Menyebarkan virus ke perangkat pengguna.
Ingat, rasa penasaranmu bisa berharga sangat mahal.
5. Sosok Fiktif untuk Menipu?
Melihat dari pola kemunculannya yang misterius dan masifnya penyebaran link berbahaya, banyak pihak menyimpulkan bahwa fenomena Andini Viral lebih dari sekadar sensasi.
Sampai info terbaru di pertengahan Juli 2025, Andini Viral alias Andini Permata lebih merupakan sosok fiktif atau identitas anonim yang sengaja diangkat dan dimanfaatkan untuk menciptakan sensasi, serta berpotensi menjadi alat penipuan digital.
Ini adalah modus lama yang dikemas ulang: ciptakan sensasi, pancing rasa penasaran, lalu sebarkan jebakan.
6. Pelajaran Berharga tentang Literasi Digital
Fenomena Andini Permata menjadi tamparan keras sekaligus pengingat pentingnya literasi digital, terutama bagi generasi muda yang aktif di media sosial.
Sebuah artikel dari tahun 2025 menyoroti bagaimana video yang viral karena faktor syok atau kontroversi seringkali menjadi kendaraan untuk niat jahat.
Sebelum membagikan atau mengklik sesuatu yang viral, tanyakan pada diri sendiri:
- Apakah konten ini nyata atau palsu?
- Apakah konten ini merugikan seseorang?
- Apakah aman untuk menyebarkannya?
Jika ragu, lebih baik jangan lakukan. Jangan sampai kamu menjadi bagian dari rantai penyebaran hoaks atau korban penipuan.
7. Apa yang Harus Dilakukan?
Menghadapi fenomena seperti "Andini Viral", sikap terbaik adalah waspada dan cerdas. Publik dan netizen diimbau untuk:
- Tidak Terpancing: Jangan biarkan rasa penasaran mengalahkan logika.
Berita Terkait
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
Banyak Peretas, OJK Perketat Aturan Keamanan Digital di BPR
-
Waspada Ancaman Digital: Kenali dan Atasi Virus Komputer
-
Kerja Remote Gaji Gede? Awas Loker Palsu! Tips Cerdas Buat Gen Z Biar Gak Ketipu
-
Link Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China Masih Diburu, Nama Andini Permata Ikut Terseret!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK