Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program edukasi digital CyberHeroes membekali 420 siswa dari berbagai sekolah di Indonesia untuk meningkatkan pemahaman keamanan siber. Program ini bertujuan untuk membantu generasi muda memahami risiko di ruang digital sekaligus membangun perilaku berinternet yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Melalui program CyberHeroes yang diadakan pada awal April ini, Telkom memberikan pembelajaran praktis kepada pelajar terkait keamanan digital, mulai dari mengenali potensi perundungan siber, risiko manipulasi oleh pihak tidak dikenal, hingga pentingnya menjaga data pribadi saat berinteraksi di internet.
Inisiatif CyberHeroes dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan keamanan digital di kalangan anak dan remaja. Data UNICEF tahun 2025 mencatat hampir 80% penduduk Indonesia telah mengakses internet, dengan anak muda menghabiskan rata-rata 5,4 jam per hari di ruang digital. Namun, tingginya intensitas tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi keamanan yang memadai. Data Kementerian Komunikasi dan Digital tahun 2026 menunjukkan bahwa 50% anak Indonesia pernah terpapar konten tidak pantas di media sosial, sementara 42% lainnya mengalami ketidaknyamanan dalam beraktivitas di ruang digital.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto, menyampaikan bahwa edukasi sejak dini menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang sehat.
“Telkom berkomitmen menghadirkan pemanfaatan teknologi yang aman dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Melalui CyberHeroes, kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga data pribadi dan bersikap bijak di ruang digital sejak dini. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya setiap anak Indonesia juga Bisa PandAI untuk memanfaatkan teknologi secara aman dan mendukung tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti beberapa sekolah, yakni SMP Warga Surakarta yang diikuti oleh 200 siswa secara daring, SLB B Pangudi Luhur Jakarta Barat dengan 100 siswa, serta SDN Blimbing 1 dan SDN Blimbing 3 Tangerang yang masing-masing diikuti oleh 60 siswa. Materi pembelajaran disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami, sehingga peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan tersebut dalam aktivitas digital sehari-hari.
Mengusung semangat Bersama Jadi Bisa, program ini juga menekankan pentingnya inklusivitas dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas. Telkom mendorong agar setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk memahami dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan produktif.
Pihak sekolah turut mengapresiasi langkah Telkom dalam membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam menjaga keamanan dan etika berinteraksi di ruang digital melalui program ini.
“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini, khususnya dalam memahami risiko berinteraksi di dunia digital. Ini membantu siswa menjadi lebih waspada dan bijak,” ujar Lince Saragih, Guru TIK di SLB B Pangudi Luhur.
Baca Juga: Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus
Lebih dari sekadar edukasi, program CyberHeroes merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab. Melalui penguatan literasi digital sejak usia dini, Telkom berharap dapat meminimalisir risiko kejahatan siber sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif dan bertanggung jawab di era digital.
Sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada pilar pendidikan, inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Melalui inisiatif ini, Telkom turut memperkuat peran TJSL dalam mendorong akses pendidikan digital yang lebih merata dan berkelanjutan.***
Berita Terkait
-
Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar
-
Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan
-
Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman