Suara.com - Beredar sebuah video di akun media sosial Facebook bernama Muhamad Adreansyah BSU yang mengklaim bahwa pemerintah mencairkan BSU Rp 100 juta untuk TKI/TKW di seluruh dunia.
Berikut narasi video yang diunggah pada Kamis (17/7/2025) tersebut:
“YTH Para Pejuang Depisah Indonesia Dimanapun Anda Berada!
Sesuai Himbauan Dari Pemerintah Bahwa BSU Akan Mencairkan Rp.100 Juta Khusus TKI/TKW Di Negara Manapun Tanpa Terkecuali.
Untuk Info Silahkan Langsung Inbox. Terimakasih.”
Hingga Rabu (23/7/2025), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 2.700 kali dan disukai oleh 65 pengguna.
Lantas, benarkah pemerintah mencairkan BSU Rp 100 juta untuk TKI?
Berdasarkan penelusuran Cek Fakta yang dikutip dari turnbackhoax, tidak ditemukan berita tersebut. Penelusuran dilakukan dengan Google Search.
Tidak menemukan informasi dari media atau instansi kredibel yang mengonfirmasi adanya pencairan BSU untuk TKI Rp100 juta.
Berdasarkan pemeriksaan melalui reverse image search, diketahui bahwa video tersebut merupakan manipulasi dari tayangan milik kanal YouTube Tribun Jateng berjudul
"Bantuan Subsidi Upah Juni 2025 Mulai Cair Hari Ini, Ini 3 Cara Cek Penerimanya" yang dipublikasikan pada Juni 2025.
Konteks asli dari video itu menyebutkan bahwa pemerintah memang menggulirkan program BSU 2025 dengan total anggaran Rp 10,72 triliun.
Namun, BSU tersebut hanya diberikan kepada peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dan tenaga pendidik non-PNS. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan, yakni Juni dan Juli.
Tidak ditemukan satu pun informasi yang menyebutkan bahwa TKI atau TKW mendapat BSU Rp100 juta.
Pengecekan menggunakan alat deteksi Hive Moderation, diketahui bahwa audio dalam video yang beredar merupakan hasil rekayasa teknologi artificial intelligence (AI) dengan probabilitas manipulasi mencapai 99,6 persen.
Hal ini berarti suara dalam video tersebut kemungkinan besar bukan suara asli narator dalam tayangan YouTube yang sesungguhnya.
Kesimpulan
Klaim dalam video yang menyatakan pemerintah mencairkan BSU Rp100 juta untuk TKI adalah tidak benar. Video tersebut merupakan hasil manipulasi konten asli dan suara yang telah direkayasa menggunakan teknologi AI.
Unggahan ini termasuk dalam kategori konten palsu (fabricated content) dan berpotensi menyesatkan masyarakat, khususnya para pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap informasi di media sosial dan selalu memverifikasi kebenaran berita melalui sumber resmi dan terpercaya.
Berita Terkait
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
-
Keluarga Muslim Lindungi Tetangga Tionghoa saat Tragedi 98, Dihadiahi Tanah 13 Tahun Kemudian
-
Kisah Haru Bocah Miskin Asal Kamboja, Juara Balap Sepeda Gunung Tanpa Alas Kaki
-
Ogah Gunakan Nama Besar Ayah, Kisah Anak Wali Kota Tidore Kerja Jadi Kuli Bangunan Kini Viral
-
Di Era Digital, Mengapa Banyak Bisnis Cepat Viral tetapi Cepat Tenggelam?
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?