Suara.com - Provinsi Aceh kembali menuai sorotan. Kali ini dikabarkan, Aceh mendapatkan dukungan dari warga Malaysia untuk merdeka.
Kabar itu beredar dalam bentuk video di media sosial (Medsos) Facebook.
Akun Facebook bernama "Adami" mengunggah video soal hal tersebut pada Jumat, 27 Juni 2025.
Terdapat keterangan dalam video, berikut narasinya.
“MALAYSIA -ACEH 2025
ACEH MERDEKA
REFERENDUM SOLUTION MERDEKA ACEH”
Unggahan disertai takarir:
“PENDUKUNG KEMERDEKAAN ACEH,,”
Baca Juga: CEK FAKTA: Klaim Bantuan Dana Australia untuk Non-Muslim di Indonesia
Per Selasa, 22 Juli 2025, konten tersebut telah mendapat lebih dari 3.600 tanda suka dan 1.600 komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation.
Ditemukan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 95,9 persen.
Tim pemeriksa fakta lalu memasukkan kata kunci “Malaysia dukung kemerdekaan Aceh” ke mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan unggahan resmi atau rekaman asli mengenai dukungan warga Malaysia atas kemerdekaan Aceh.
Bisa disimpulkan bahwa, unggahan video berisi klaim “warga Malaysia dukung kemerdekaan Aceh” adalah konten palsu (fabricated content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital