Suara.com - Dunia industri manufaktur Indonesia berduka. Yukihiro Nabae (63), Presiden Direktur pertama PT Nissen Chemitec Indonesia, meninggal dunia secara tragis dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Karawang.
Di balik jabatan menterengnya, Nabae dikenal sebagai sosok pemimpin yang jauh dari kesan kaku, seorang yang berdedikasi tinggi dan sangat dicintai oleh karyawannya.
Kepergiannya meninggalkan lubang yang dalam, bukan hanya karena posisinya, tetapi karena kepribadiannya yang langka.
Nabae dikenang sebagai figur pemimpin yang rendah hati dan berkomitmen penuh dalam memajukan perusahaan yang ia rintis di bidang teknologi komponen otomotif berbasis plastik. Dedikasinya bukan hanya pada pekerjaan, tetapi juga pada orang-orang di sekitarnya.
Rasa kehilangan ini tergambar jelas dalam sebuah unggahan duka yang beredar di media sosial. Akun Instagram @karawanghitzz merangkum perasaan banyak orang yang mengenalnya.
"Peristiwa tragis ini meninggalkan duka yang mendalam, khususnya bagi keluarga besar PT Nissen Chemitec dan semua pihak yang mengenal beliau sebagai sosok pemimpin yang bersahaja, berdedikasi tinggi dan sangat dicintai. Kami mendoakan semoga Mr. Yukihiro Nabae diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," tulis akun tersebut, dikutip Kamis (31/7/2025).
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa warga negara Jepang itu terjadi pada Rabu (30/7/2025) petang, sekitar pukul 17.45 WIB.
Di Ruas Jalan Raya Gerbang Tol Karawang Barat, sebuah dump truk nahas kehilangan kendali dan menimpa minibus yang ditumpangi Nabae, membuatnya meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
Hingga kini, pihak berwenang masih terus melakukan investigasi mendalam terhadap insiden kecelakaan maut tersebut.
Baca Juga: Tewas Seketika, Detik-detik Tabrakan Maut Presdir PT Nissen Chemitecdi GT Karawang Barat
Berita Terkait
-
Tewas Seketika, Detik-detik Tabrakan Maut Presdir PT Nissen Chemitecdi GT Karawang Barat
-
Presdir PT Nissen Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tragis di Tol Karawang
-
Tragis! Driver Ojol Tewas Ditabrak Pengemudi Mobil Listrik di Antasari Jaksel
-
Terungkap Biang Kerok Kecelakaan Truk, Hino dan Pertamina Ambil Langkah Ini
-
'Healing' Berubah Petaka: Jejak Terakhir Azka di Pantai Siung, Antara Adrenalin dan Putus Asa
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur