Alih-alih saling pengertian, beberapa rekan kerja justru menjadikan peralatan pompa ASI sebagai bahan pergunjingan dan bahan sindiran.
Wanita ini merasa dibully karena kebutuhan biologisnya sebagai seorang ibu disalahartikan.
Lebih menyakitkan lagi, perlakuan yang ia alami membuatnya merasa tidak didukung dan dikucilkan di lingkungan kerja.
Ia bahkan harus memasang pemberitahuan khusus di kotak bekal miliknya untuk mencegah tasnya kembali dikeluarkan tanpa izin.
Unggahannya memicu banyak simpati dari netizen, terutama para ibu bekerja yang juga pernah menghadapi situasi serupa.
"Sedih rasanya kalau kantor tidak mendukung ibu menyusui. Saya sendiri beli cooler bag terpisah yang khusus untuk menyimpan ASI dan ice pack dalam jumlah banyak, supaya ASI bisa tahan sampai saya pulang kerja," komentar salah satu netizen.
Sebagian lain menyoroti tindakan membuka dan mengeluarkan barang pribadi orang lain sebagai tindakan yang tidak sopan dan melewati batas.
"Ini pasti karena iri hati, kelakuannya jelek banget, tak mungkin pekerja laki-laki yang banyak protes kecuali dia itu b*nci," ujar netizen lain dengan nada kesal.
Masalah seputar kebutuhan ibu menyusui di lingkungan kerja masih kerap diabaikan atau dipandang sebelah mata.
Baca Juga: 5 Pompa ASI Senyap Terbaik, Tidak Akan Berisik Walau Digunakan di Luar Rumah
Padahal, dukungan terhadap ibu bekerja sangat penting dalam menciptakan lingkungan kantor yang sehat dan inklusif.
Kisah wanita ini menjadi pengingat bahwa edukasi dan empati di tempat kerja masih sangat diperlukan, terutama terkait isu-isu sensitif seperti menyusui.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
3 Freezer Kulkas ASI Bebas Bunga Es Terbaik, Hemat Tempat dan Listrik
-
Via Vallen Murka Usai Jadi Korban Body Shaming: Disuruh Diet Pas Lagi Menyusui Dua Anak!
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan