Analisis Felix Siauw semakin mendalam saat membahas karakter sentral, Monkey D. Luffy. Julukan Luffy sebagai "Warrior of Liberation" (Prajurit Pembebasan) ia terjemahkan ke dalam terminologi Arab sebagai Rajulut Tahrir atau Satria Pembebas.
"Luffy itu Warrior of Liberation, Satria Pembebas," jelasnya.
"Ini berbicara tentang perjuangan yang sifatnya regenerasi, pewarisan visi dari Joy Boy sampai ke Luffy."
Lebih jauh, Felix menyoroti aspek politik dalam One Piece. Ketakutan terbesar Pemerintah Dunia (World Government) bukanlah kekuatan militer, melainkan informasi kebenaran tentang Abad Kekosongan yang terukir di Poneglyph. Kondisi ini ia samakan dengan fitnah terbesar di akhir zaman.
"Senjata Dajjal itu adalah manipulasi informasi," kata Felix Siauw. "Yaitu membuat kita mengira sesuatu yang bohong sebagai kebenaran."
Dalam konteks ini, para penyandang nama "D" yang misterius dipandang sebagai ancaman alami bagi status quo.
Mereka adalah pembawa kebenaran dan cara pandang baru yang berpotensi meruntuhkan tatanan dunia yang korup, sebuah konsep yang ia sebut mirip dengan "Dakwah".
"Orang-orang marga 'D' itu dianggap sebagai musuh alami dari pemerintah, karena mereka yang membawa informasi dan cara pandang yang baru," pungkasnya.
Baca Juga: Mahfud MD: Pengibar Bendera One Piece Tak Bisa Dipidana, Itu Bentuk Protes ke Pemerintah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim