“Yang menarik adalah bagaimana sekarang dengan posisi Joko Widodo? Dalam relasi yang sekarang ini, posisi Joko Widodo itu melemah,” ujarnya.
“Tapi dia (Jokowi) masih punya banyak loyalisnya di kabinet maupun Lembaga – Lembaga pemerintahan lainnya,” tambahnya.
Arief mengatakan apabila nantinya PDIP masuk dalam kabinet maka akan semakin memperkuat Prabowo.
“Bila PDIP masuk kabinet, maka sesungguhnya hal itu akan memperkuat Prabowo dengan konsekuensi reshuffle orang - orangnya Jokowi. Karena nggak ada tempat ini kalau tidak direshufle,” ucapnya.
“Tapi tidak semudah itu juga melakukan reshuffle, ini soal representasi partai,” tambahnya.
Arief menyebut bergabungnya Megawati dan Prabowo membuat Jokowi yang awalnya bertenaga dan menggebu-gebu, kini berusaha mencari jalan lain agar tetap berdiri tegak.
“Yang jelas bahwa Jokowi memang tidak sepower full sebelumnya,” ungkapnya.
“Amnesti dan Abolisi adalah pukulan telak bagi Jokowi,” sambungnya.
Prabowo Bebaskan Hasto dan Tom Lembong
Baca Juga: Silfester Loyalis Jokowi Koar-koar Sudah Dimaafkan JK, Mahfud MD: Tak Ada Damai di Hukum Pidana!
Presiden Prabowo Subianto memberikan Amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan Abolisi kepada Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong sebagai Upaya untuk merajut persatuan nasional menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke – 80.
DPR RI telah menyetujui surat Prabowo terkait pemberian amnesti dan abolisi terhadap Hasto dan Tom Lembong.
Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas mengungkapkan alasan Prabowo memberikan pembebasan tersebut.
Prabowo memiliki keinginan agar semua elemen politik bersama-sama membangun bangsa Indonesia.
“Presiden tidak sama sekali mencampuri urusan proses hukum, tetapi presiden mempunyai pertimbangan bagaimana seluruh kekuatan politik bisa bersama membangun republik ini, apalagi akan merayakan 80 tahun Indonesia Merdeka,” terang Supratman.
“80 tahun Indonesia Merdeka, kita mempunyai cita-cita untuk meraih Indonesia emas tahun 2045 dengan tantangan global yang luar biasa, maka dibutuhkan kebesaran hati dan kebersamaan,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat