"Tapi buktinya menyarankan untuk beli itu ada. Menyarankan untuk hold, itu pun juga ada," tambahnya.
Oleh sebab itu, Canggihfit berempati terhadap korban-korban Timothy Ronald sehingga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengungkapnya.
Total kerugian korban kabarnya mencapai lebih dari puluhan miliar rupiah.
"Karena kerugiannya bisa sampai miliaran, puluhan miliar di 2023 itu. Jadi ini bener-bener ngeri sih. Kerugiannya bukan cuma Rp10 miliar, Rp20 miliar, enggak," kata Canggihfit.
Dalam kesempatan yang sama, Canggihfit menegaskan tujuan kontennya bukan untuk mendapatkan permintaan maaf atau ditanggapi oleh Timothy Ronald.
Canggihfit berharap, dengan kasus ini, Timothy Ronald bisa lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.
"Concern gue cuma ngebawa isu ini menjadi isu sosial dan ada ratusan orang yang merasa dirugikan, sudah mengeluarkan uang, ada uang miliaran yag ada di situ. Ini orang harus dikasih pelajaran karena mulutnya," ucap Canggihfit.
"Kalo ada orang yang merasa gue kepancing sama statement Timothy Ronald, sama sekali gue nggak kepancing," tandasnya.
Sebagai informasi, Timothy Ronald dikenal sebagai edukator kripto yang mendirikan Akademi Crypto untuk anak muda belajar literasi aset digital.
Baca Juga: Pernah Hidup Susah? Intip Harga Mobil Bekas Murah yang Dulu Dipakai Timothy Ronald
Saat berbincang dengan dr. Richard Lee, Timothy Ronald mengungkap biaya untuk menjadi anggota Akademi Crypto miliknya adalah Rp17 juta per tahun atau Rp1,4 juta per bulan.
Menurut Timothy Ronald, biaya Akademi Crypto miliknya sangat murah apabila dibandingkan dengan yang di luar negeri.
Biaya tersebut bisa dianggap mahal karena orang Indonesia kebanyakan tidak menghargai harga dari sebuah informasi.
Padahal profesional di industri finansial menganggap biaya yang ditetapkan Timothy Ronald sangat murah.
Apabila membayar untuk Akademi Crypto, Timothy Ronald menawarkan anggotanya modul-modul yang menjelaskan dasar-dasar kripto.
Mereka juga akan diberi tahu cara melakukan programming di Ethereum dan memahami Bitcoin termasuk dari aspek keamanan.
Tag
Berita Terkait
-
4 Olahraga yang Terbukti Meningkatkan Kecerdasan Otak, Nge-gym Termasuk?
-
Tak Cuma Ngatain Orang Ngegym, Timothy Ronald Juga Pernah Sindir Pengguna Toyota Avanza
-
7 Koleksi Mobil Mewah Timothy Ronald, McLaren Senna Satu-satunya di Indonesia?
-
5 Artis Jalani Co-Parenting Meski Pernikahan Kandas, Terbaru Acha Septriasa
-
Sebut Orang Ngegym Bodoh, Pendidikan Timothy Ronald Ternyata Tak Lebih Tinggi dari Ade Rai
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!