Suara.com - Kebijakan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti dan abolisi di awal masa jabatannya tidak hanya keputusan hukum biasa, melainkan sebuah strategi dalam ‘permainan catur’ politik melawan pendahulunya, Joko Widodo.
Analisis ini disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, yang melihat adanya persaingan pengaruh di balik aliansi keduanya.
"Saya kira bacaannya adalah Jokowi dan Prabowo ini selalu main catur, sebagai pihak yang berhadapan." ungkap Refly dikutip dari kanal YouTube-nya, Jumat (8/8/2025).
Kemudian Refly menjelaskan bagaimana permainan ini dimulai, dengan Jokowi yang telah menempatkan bidak-bidaknya sebelum lengser.
Salah satu langkah utamanya adalah proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ada spekulasi bahwa kebijakan tersebut dirancang untuk memindahkan pusat kekuasaan fisik Prabowo ke Kalimantan, sedangkan pengaruh di pusat ekonomi dan politik lama, Jakarta, akan dipegang oleh Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
"Dia (Jokowi) berharap kalau IKN pindah, maka Prabowo akan ke sana sementara wakil presiden di sini (Jakarta)." ujar Refly, mengacu pada peran Gibran sebagai Ketua aglomerasi, yang kemudian hal tersebut diberhentikan oleh Prabowo dengan membatalkan adanya perpindahan.
Prabowo yang kini menjadi pemegang kekuasaan, kemudian mulai melancarkan langkah balasannya. Kebijakan amnesti untuk Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong dipandang sebagai strategi Prabowo dalam ‘permainan papan catur’.
Langkah tersebut adalah sinyal untuk merangkul kekuatan politik baru dan mengimbangi pengaruh Jokowi.
Baca Juga: Maman Abdurahman: Pak Prabowo Bagian dari Jokowi!
Dengan membuka pintu untuk PDI Perjuangan melalui amnesti Hasto, Prabowo dinilai sedang berusaha membangun koalisi yang tidak sepenuhnya bergantung pada Jokowi.
"Kalau dia mau menendang Jokowi dan anasir-anasirnya, dia nggak mau biarkan PDIP di luar juga. Dia harus masukkan PDIP." ujar Refly, saat memaparkan analisisnya.
Selanjutnya, abolisi untuk Tom Lembong dilihat sebagai cara ‘menaklukan’ kubu oposisi Anies Baswedan, sekaligus menenangkan investor internasional.
Langkah ini dianggap sebagai jaminan kepastian hukum yang sangat penting di tengah kondisi ekonomi yang dinilai kacau dan untuk mencegah risiko terjadinya capital flight.
Prabowo juga secara perlahan mulai mengambil alih kendali institusi. Refly menyebut bahwa Kejaksaan kini tampak berada di bawah kendali Prabowo, meskipun KPK dan Kepolisian masih dianggap loyal kepada Jokowi.
Refly bahkan percaya bahwa Prabowo tidak berniat melanjutkan proyek IKN secara penuh dan tidak akan pernah memindahkan ibu kota, sebuah langkah yang secara langsung mematahkan legasi utama Jokowi.
Berita Terkait
-
Jumlah Harta Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti Bertambah Banyak saat Jadi Pejabat BPS
-
Tudingan Ijazah Palsu Jokowi : Roy Suryo Pasang Badan Soal Aktor Besar di Baliknya
-
Ryaas Rasyid Yakini Jokowi Tak Miliki Ijazah: Kalau Ada Pasti Palsu
-
PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, HNW: Konstitusi Tak Kenal Oposisi, Adanya Fungsi Pengawasan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?