Suara.com - Adab Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi omongan setelah kepergok tidak menyalami Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Momen Gibran 'melengos' hingga tak menyalami AHY viral setelah videonya beredar di media sosial, baru-baru ini.
Dalam sebuah video yang viral, Gibran terlihat berjalan melewati AHY tanpa mengulurkan tangan untuk bersalaman, sebuah gestur yang langsung dibalas dengan tatapan mata tajam dari sang Ketua Umum Partai Demokrat.
Awalnya, Gibran yang mengenakan kemeja batik berjalan di sebuah acara kenegaraan.
Putra sulung Presiden ke-7, Jokowi itu tampak menyalami sejumlah tokoh yang duduk di barisan depan, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Namun, saat tiba di depan AHY yang duduk di sebelah Panglima TNI, Gibran tampak terus berjalan lurus begitu saja. Momen inilah yang menjadi pusat perhatian.
Kamera berhasil menangkap dengan jelas ekspresi AHY. Dari posisi duduknya, putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu terlihat mengikuti langkah Gibran dengan sorot mata yang dinilai banyak pihak sangat tajam dan sinis.
Sepersekian detik, tatapan AHY seolah mengunci pergerakan Gibran, seakan tak percaya atau menyayangkan gestur sang Wapres terpilih yang melewatinya begitu saja.
Hasil bidikan layar terkait video detik-detik tatapan 'panas' AHY imbas dicueki Gibran turut dibagikan oleh akun X, @IndoPopBase pada Senin (11/8/2025).
Baca Juga: Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?
Unggahan itu pun langsung menjadi sorotan netizen hingga menyinggung adab Gibran usai tepergok tidak menyalami AHY. Momen tersebut membuat Gibran banjir nyinyiran netizen.
Nih orang ga ketolong ya, dari sudut yg ga begitu keliatan muka aja aura kejelekannya terpancar jelas," sindir salah satu netizen.
"Nih anak mukanya aja keliatan songong," celetuk yang lainnya.
Di tengah perdebatan itu, muncul juga beragam spekualsi terkait video Gibran yang tak menyalami AHY.
Bahkan, ada yang mengaitkan momen itu dengan 'perang dingin' setelah ramai isu pertarungan Gibran dan AHY menjelang kontestasi di Pilpres 2029 mendatang.
Selain itu, ada pula yang mengaitkannya dengan polemik ijazah palsu.
Berita Terkait
-
Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?
-
Imbas Usul Gaji Guru dari Pajak Rakyat, Profesor Ini Sindir Sri Mulyani Ratu Neolib!
-
Pamer Makan Siang Bareng Dasco, Gibran Banjir Sindiran: Kok Menu MBG Gak Dicoba?
-
Murka soal KJA Pangandaran, Seruan Susi Pudjiastuti Minta Rakyat Bergerak: Tenggelamkan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT