Suara.com - Kabar viral di media sosial menyebut seorang pelatih lumba-lumba bernama Jessica Radcliffe tewas dimakan paus saat pertunjukan bikin gempar warganet. Usut punya usut, kabar tersebut hoaks dan sosok Jessica Radcliffe adalah nama fiksi.
Video yang tersebar luas di Facebook hingga situs berita agregator menampilkan skenario seolah Radcliffe tewas diserang orca, bahkan dikaitkan dengan isu bahwa kejadian terjadi saat menstruasi. Namun, pemeriksaan fakta membuktikan klaim tersebut adalah hoaks.
Menurut laporan Hindustan Times, tidak ada pelatih orca bernama Jessica Radcliffe. Tidak ditemukan dokumen resmi seperti obituari, laporan OSHA, atau pernyataan taman laut yang menyebut insiden itu.
Sumber InfoBusy juga memastikan cerita tersebut sepenuhnya fiksi, kemungkinan terinspirasi tragedi nyata seperti kematian Dawn Brancheau pada 2010 di SeaWorld Orlando dan Alexis Martínez pada 2009 di Loro Parque, Spanyol.
Meski begitu, benarkah paus bisa menelan manusia?
Merangkum dari berbagai sumber, paus biru adalah mamalia laut terbesar di dunia. Hewan tersebut bisa mencapai panjang 30 meter dan berat lebih dari 136 ton. Secara ukuran, banyak yang mengira paus dapat dengan mudah menelan manusia.
Namun, dilansir dari berbagai literatur pemberitaan, paus biru tidak memiliki gigi tajam. Mereka memakan plankton dan ikan kecil dengan metode filter feeding, bukan memangsa hewan besar.
Berbeda dengan paus sperma yang memiliki gigi besar dan tajam, spesies ini secara teoritis mampu menelan mamalia besar. Konsumsi harian paus sperma bisa mencapai 3 persen dari berat tubuhnya. Meski demikian, kasus paus benar-benar menelan manusia sangat jarang terjadi.
Salah satu insiden yang sering disebut adalah kejadian di lepas pantai Cape Cod, Massachusetts, ketika penyelam Michael Packard mengaku berada di dalam mulut paus bungkuk selama 30 detik sebelum dilepaskan.
Baca Juga: Mengapa Banyak Orang Percaya Video Jessica Radcliffe Pelatih Lumba-Lumba Dimakan Paus?
“Hal berikutnya yang saya tahu, itu benar-benar hitam,” kata Packard kepada Cape Cod Times.
Namun, tenggorokan paus bungkuk hanya sebesar kepalan tangan manusia dan dapat meregang hingga sekitar 38 cm, sehingga secara ilmiah tidak bisa menelan manusia.
Insiden serupa terjadi pada 2020 di California ketika dua pembuat kayak sempat masuk ke mulut paus bungkuk saat makan, lalu keluar tanpa cedera. Para ahli sepakat bahwa korban hanya berada di mulut, bukan ke tenggorokan paus.
Mengapa Hoaks Mudah Viral?
Menurut Vocal Media, pola hoaks seperti Jessica Radcliffe dimakan paus biasanya memakai judul clickbait, visual dramatis dari klip lama, narasi buatan AI, dan menyelipkan tragedi nyata agar terlihat kredibel.
Fenomena ini memperkuat kesalahpahaman publik, apalagi jika dikaitkan dengan pertanyaan “benarkah paus bisa telan manusia”.
Klaim Jessica Radcliffe dimakan paus adalah hoaks tanpa bukti. Secara ilmiah, hanya jenis tertentu seperti paus sperma yang secara teoritis dapat menelan manusia, tetapi kemungkinan kejadiannya sangat kecil.
Meski begitu, kisah-kisah dramatis—baik nyata maupun palsu—akan terus memicu rasa ingin tahu publik tentang kemampuan raksasa laut tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru
-
Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar