Suara.com - Jagat media sosial diramaikan kisah seorang kurir yang mengembalikan uang Rp92 juta milik pelanggan yang salah transfer saat membayar paket COD (cash on delivery). Sosok di balik aksi jujur tersebut kini akhirnya terungkap.
Kisah ini bermula dari unggahan pelanggan bernama Rita Armila melalui akun Threads miliknya @ritaarmila31, pada Kamis (6/8/2026). Unggahan itu langsung viral keesokan harinya hingga dibagikan dan dikomentari positif oleh ribuan warganet.
Dalam unggahannya, Rita menceritakan dirinya menerima paket COD senilai Rp92.000, karena terburu-buru, ia justru mentransfer Rp92.000.000 ke rekening sang kurir tanpa sadar.
“Tanggal 2 aku paket COD Rp92.000, karena lagi sibuk dan transfer buru-buru, ku transfer Rp92.000.000 tapi enggak sadar,” tulis Rita, dikutip dari unggahan yang beredar.
Selama empat hari, Rita sama sekali tidak menyadari kelebihan transfer tersebut. Ia baru tahu setelah sang kurir menghubunginya lebih dulu begitu melihat saldo Rp92 juta masuk ke rekeningnya, lalu meminta nomor rekening Rita untuk mengembalikan seluruh dananya.
Uang sebesar Rp91.8 juta pun dikembalikan utuh. Sisanya, Rp200 ribu, sengaja diberikan Rita sebagai tanda terima kasih atas kejujuran sang kurir. Sosok kurir jujur itu diketahui bernama Syarif Husein Akbar, kurir SPX Express yang sehari-hari bertugas di Hub Banguntapan 2, Yogyakarta.
Syarif tercatat sudah tiga tahun bekerja sebagai kurir SPX. Selama itu pula, kinerjanya dikenal apik, hampir tidak pernah absen, target pengiriman selalu tercapai, dan mengantongi rating 4.8 dari 5 yang diberikan pelanggan.
Di lingkungan kerjanya, Syarif juga dikenal sebagai pribadi yang sopan dan rendah hati. Tak heran, aksi jujurnya mengembalikan uang Rp92 juta dianggap bukan suatu kebetulan.
Dikonfirmasi terkait kisah viral ini, Direktur Operasional Bisnis SPX Express, Harry Akbar turut mengonfirmasi bahwa Syarif merupakan kurir SPX aktif dan mengapresiasi tindakannya, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi saat dikonfirmasi.
“Kami sangat mengapresiasi itikad baik dari Syarif. Kurir seperti ini bisa menjadi contoh karena perbuatan baiknya,” ujar Harry.
Harry juga memastikan bahwa perusahaannya tidak tinggal diam.
“Bentuk apresiasi tentu akan kami berikan langsung kepada Syarif,” tutup Harry.***