Suara.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Uni Emirat Arab atau UEA bernama Basel mengamuk hingga melukai dirinya sendiri di Swiss-Belhotel Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (10/8/2025).
Rekaman kejadian itu viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @polisijaksel. Dalam
video terlihat beberapa petugas keamanan hotel dibantu polisi dan TNI berupaya menenangkan Basel yang terus berontak.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengatakan amukan Basel dipicu klaim kehilangan uang.
“Dia menyakiti dirinya dengan memukul jidatnya menggunakan batu, lalu menyayat tubuhnya dengan gunting yang dibelinya di minimarket,” jelas Murodih kepada wartawan, Selasa (12/8/2025).
Insiden berawal saat Basel tiba di Swiss-Belhotel Kalibata menggunakan taksi online. Seorang porter membantu menurunkan barang bawaannya.
Namun, kata Murodih, Basel mendapati tasnya terbuka dan mengaku uangnya hilang. Ia pun menuding pihak hotel bertanggung jawab dan mengamuk di lobi.
“Porter tidak merasa membuka tas tersebut. Tapi Basel menuding pihak hotel bertanggung jawab,” ujar Murodih.
Setelah berhasil diamankan, Basel diserahkan ke pihak Imigrasi.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ngamuk di Sidang, Pakar Hukum Pidana Ingatkan Konsekuensi Serius
“Sudah diserahkan ke Imigrasi,” ungkap Murodih.
Aksi Basel menuai beragam komentar warganet. Sebagian menduga tindakannya hanya modus yang kerap dilakukan WNA yang kehabisan uang di Indonesia.
“Biasa lah udah mentok di Indonesia mau pulang ke negaranya nggak punya duit. Makanya bikin kasus biar kena deportasi,” tulis seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang