Suara.com - Primbon Jawa sejak lama dipercaya sebagai salah satu pedoman untuk memahami karakter, nasib, hingga kecocokan seseorang berdasarkan hari lahirnya.
Salah satunya adalah weton Kliwon yang memiliki nilai angka 8, menjadi urutan tertinggi kedua setelah pasaran Pahing.
Dalam tradisi Jawa, weton Kliwon dikenal memiliki aura yang kuat, penuh daya tarik, namun juga menyimpan sisi kelemahan yang perlu diwaspadai.
Sebagaimana dikutip dari YouTube Sabdaning Ratu, berikut ini tujuh fakta menarik tentang kelebihan dan kelemahan weton Kliwon menurut Primbon Jawa:
1. Sering Dimanfaatkan karena Rasa Tidak Tega
Orang dengan weton Kliwon terkenal berhati lembut dan tidak tega, mirip dengan weton Wage. Sifat inilah yang kerap membuat mereka mudah dimanfaatkan oleh orang lain, baik dalam urusan rezeki maupun tenaga.
Meski bermaksud baik, kelembutan hati ini bisa berbalik menjadi kerugian bila tidak hati-hati.
2. Sulit Mengendalikan Nafsu
Salah satu kelemahan terbesar Kliwon adalah kesulitan dalam mengendalikan nafsu, entah itu nafsu makan, belanja, maupun birahi.
Baca Juga: Anti Santet! 8 Weton Ini Punya Aura Pelindung Gaib Sejak Lahir Menurut Primbon Jawa
Keinginan yang besar membuat mereka rentan terjebak pada masalah baru. Karena itu, mengasah kemampuan mengontrol diri menjadi tantangan penting bagi para pemilik weton ini.
3. Sulit Didekati dan Tegas dalam Zona Nyaman
Weton Kliwon juga dikenal sangat sulit didekati atau dipengaruhi. Mereka tidak mudah dirayu, apalagi ditundukkan, kecuali atas keinginan mereka sendiri.
Sifat ini memang bisa membuat mereka terlihat tegas, tetapi terkadang juga menjadikan mereka pribadi yang keras dan sulit dilunakkan, bahkan kepada orang terdekat sekalipun.
4. Memiliki Sifat Galak dan Penyemburu
Karakter galak dan penyemburu menjadi sisi lain dari weton Kliwon. Mereka bisa sangat tega terhadap siapa pun yang berani mengusik kehidupannya.
Meski terlihat menakutkan, sifat ini juga membuat mereka kuat dalam menjaga diri dan lingkungannya. Namun, bila tidak dikendalikan, sifat keras ini bisa menimbulkan konflik dengan orang sekitar.
5. Pandai Berbicara dan Memikat
Di balik kelemahannya, weton Kliwon memiliki kelebihan yang luar biasa, yaitu kemampuan berbicara yang memikat. Mereka pandai mengolah kata, sehingga orang lain mudah tertarik pada ucapannya.
Keahlian ini menjadikan mereka cocok bekerja di bidang yang membutuhkan keterampilan komunikasi, seperti pedagang, MC, trainer, reporter, atau moderator.
6. Kreatif, Mandiri, dan Penuh Akal
Kliwon sering dianggap sebagai sosok yang kreatif dengan banyak akal. Mereka mampu menemukan solusi dari masalah yang rumit dan biasanya punya ide-ide segar. Kemandirian juga menjadi ciri khas, membuat mereka mampu berdiri tegak tanpa terlalu bergantung pada orang lain.
7. Memiliki Aura dan Spiritualitas yang Kuat
Salah satu daya tarik terbesar weton Kliwon adalah aura mereka yang kuat. Tak jarang orang di sekitarnya merasa kagum atau tertarik hanya dengan kehadiran mereka.
Selain itu, mereka juga memiliki spiritualitas mendalam, sehingga ucapan atau doa yang terucap terkadang bisa menjadi kenyataan. Kliwon juga dikenal mudah bersyukur, royal pada orang yang disayang, dan pandai menyembunyikan emosi, membuat mereka sulit dibaca oleh orang lain.
Primbon Jawa menggambarkan weton Kliwon sebagai sosok dengan kelebihan luar biasa namun juga kelemahan yang signifikan.
Dari kelembutan hati yang bisa berbalik merugikan hingga aura spiritual yang membuat mereka disegani, Kliwon selalu menarik untuk dibicarakan.
Sifat-sifat ini tentu tidak mutlak dan bisa berubah seiring bertambahnya usia, lingkungan, serta cara didikan orang tua.
Pada akhirnya, memahami weton Kliwon bukan sekadar mempercayai mitos, tetapi juga menjadikannya bahan refleksi untuk mengenali diri sendiri. Yang baik bisa dipertahankan, sementara yang kurang baik bisa dijadikan pelajaran untuk perbaikan di masa depan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional