Keterangan ini sejalan dengan apa yang dilihat oleh Renzi, seorang warga lain. Menurutnya, para pemuda itu tidak datang dengan tangan kosong. Beberapa di antara mereka terlihat membawa senjata yang membuat nyali warga ciut.
"Jumlah mereka banyak sekali dan ada yang membawa senjata tajam," kata Renzi.
Kesaksian Renzi ini bahkan diperkuat oleh rekaman video yang berhasil diambil oleh Joko Sutrisno dari lokasi kejadian. Seorang saksi lain bahkan menyebut ada yang membawa drone untuk memantau situasi.
Evakuasi Keluarga dan Kondisi Terkini
Saat penjarahan terjadi, Sri Mulyani dipastikan tidak berada di lokasi.
"Tapi Bu Sri (Mulyani) tidak ada di rumah kok," kata Renzi, yang diamini oleh Joko Sutrisno.
Di dalam rumah tersebut, hanya ada Joko dan satu keluarga kerabat Sri Mulyani. Beruntung, keluarga tersebut berhasil diungsikan ke rumah tetangga sebelah sesaat sebelum massa mulai menjarah. Upaya menenangkan massa yang sudah kalap sia-sia karena jumlah mereka yang terlalu banyak.
Barang-barang seperti televisi, isi lemari, dan perabotan lainnya ludes dijarah. Beberapa tumpukan barang bahkan masih terlihat di depan rumah, diduga belum sempat diangkut oleh para pelaku.
Kini, situasi di sekitar Jalan Mandar telah kembali kondusif, namun penjagaan ketat oleh puluhan personel TNI masih diberlakukan untuk mengantisipasi kejadian susulan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan
Berita Terkait
-
Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan
-
Kondisi Terkini Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Dijaga Prajurit TNI, Warga Masih Padati Lokasi
-
Giliran Rumah Sri Mulyani Dijarah Massa: Kebanyakan Remaja, Gerakan Berpola
-
Tak Cuma Harta Benda, Kucing Miliaran Rupiah Uya Kuya Ikut Raib Saat Rumahnya Dijarah Massa
-
Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Dikabarkan Dijarah Massa
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU